getting date ...
Online Users

Jaringan Prostitusi ABG di Arab Saudi Dibongkar

Dibaca : 3293 x
endi

Dunia

Rabu, 19 September 2012 09:42 WIB

ist.

beritabatavia.com - Satu jaringan penyelundupan manusia yang memaksa remaja melakukan tindak prostitusi berhasil dibongkar. Demikian kata polisi Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (18/9).

''Jaringan prostitusi tersebut dipimpin oleh seorang perempuan berkebangsaan Asia,'' kata polisi Dubai di dalam satu pernyataan tanpa menyebutkan negara asal perempuan itu.

Selama penggerebekan terhadap kompleks tidak sah jaringan tersebut, polisi membebaskan seorang anak perempuan berusia 15 tahun. Selain itu, satu berkas berisi nama dan nomor telepon pelanggan ditemukan. Ada juga barang bukti berupa uang yang telah dibayarkan untuk rumah bordil itu.

Polisi telah meningkatkan perangnya melawan penyelundupan manusia dan prostitusi dalam beberapa bulan belakangan. Pada April dan Juni tahun ini, polisi Dubai membongkar satu jaringan penyelundupan manusia yang dilakukan oleh gerombolan Filipina dan Eropa. o eee

Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL HALO GUBERNUR

Ahok: Aneh tapi Nyata Kawasan Istana Kebanjiran


Jalan Medan Merdeka Utara, tepat di depan Istana Negara tergenang air, semalam. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menilai kejadian itu aneh.

Ahok, sapaan Basuki, selama ini yakin kawasan Istana tidak tergenang. Selain Jalan Medan Merdeka Utara, ...

Kanal Olah raga

Piala FA, Detik-detik Liverpool Ditekuk West Ham


Philippe Coutinho mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-48 setelah tiga menit sebelumnya West Ham unggul berkat gol Michail Antonio. Tapi, di babak perpanjangan waktu, tepatnya pada menit ke-120, West Ham kembali unggul berkat gol Angelo ...

Kanal Hukum

Korupsi Kondensat, eks Kepala BP Migas Raden Priyono Diperiksa

Kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) penjualan kondensat oleh PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), berlanjut. Penyidik Bareskrim Polri memanggil sekaligus memeriksa eks Kepala BP Migas (sekarang SKK Migas) Raden Priyono.

"Hari ini ...