getting date ...
Online Users

Pengawasan Lemah, Taman di Jakarta Pusat Merana

Dibaca : 343 x
endi

Lampu Merah

Jum'at, 19 Oktober 2012 17:53 WIB

beritabatavia.com - Lemahnya pengawasan yang dilakukan Sudin Pertamanan Jakarta Pusat membuat sejumlah taman di wilayah itu kini kondisinya memprihatinkan. Seperti taman di areal Kantor Kecamatan Cempakaputih.

Selain terlihat kotor akibat sampah bekas minuman, bungkus dan putung rokok, tas kresek, dan plastik membuat taman kian jorok dan terkesan tidak ada perawatan. Juga banyak pohon yang mati kekeringan karena tidak pernah disiram.

Juga bau pesing yang menyengat, akibat kesadaran membuang air urine secara sembarangan. Padahal fungsi taman untuk penghijauan, keasrian,  di lingkungan kantor Camat Cempakaputih.

Selain masalah taman, juga kebersihan lingkungan termasuk kebersihan saluran di pemukiman warga sangat tidak terawat dengan baik.  warga enggan menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih, dalam waktu yang tidak lama lagi diprediksi akan memasuki musim penghujan dikawasan ini akan terjadi banjir. o day

Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL HUKUM

ICW: APBD Rawan Diselewengkan

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) rawan diselewengkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Banyak pihak yang bisa bermain dalam penyusunan maupun penggunaan APBD.

"APBD itu rentan dibajak, itu yang disebut sebagai ...

Kanal Sensasi Batavia

Tiga Masalah Klasik Hantui Transjakarta

Meski bus Transjakarta beroperasi selama 11 tahun, sejak 15 Januari 2004, tiga masalah klasik masih terus menghantui transportasi massal andalan Ibu Kota tersebut. Ketiga masalah laten yang tak kunjung dapat diselesaikan adalah keterbatasan armada, keterbatasan ...

Kanal Nasional

Nasib Orang Miskin, 7 Hari Tidur di Lantai Rumah Sakit


 
Jelita, orang miskin penderita luka bakar, tampak terlantar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru, Riau. Selama tujuh hari sejak masuk rumah sakit, wanita itu terpaksa tidur di ruang tunggu.

Padahal, Jelita dijanjikan ...