getting date ...
Online Users

Pengawasan Lemah, Taman di Jakarta Pusat Merana

Dibaca : 298 x
endi

Lampu Merah

Jum'at, 19 Oktober 2012 17:53 WIB

beritabatavia.com - Lemahnya pengawasan yang dilakukan Sudin Pertamanan Jakarta Pusat membuat sejumlah taman di wilayah itu kini kondisinya memprihatinkan. Seperti taman di areal Kantor Kecamatan Cempakaputih.

Selain terlihat kotor akibat sampah bekas minuman, bungkus dan putung rokok, tas kresek, dan plastik membuat taman kian jorok dan terkesan tidak ada perawatan. Juga banyak pohon yang mati kekeringan karena tidak pernah disiram.

Juga bau pesing yang menyengat, akibat kesadaran membuang air urine secara sembarangan. Padahal fungsi taman untuk penghijauan, keasrian,  di lingkungan kantor Camat Cempakaputih.

Selain masalah taman, juga kebersihan lingkungan termasuk kebersihan saluran di pemukiman warga sangat tidak terawat dengan baik.  warga enggan menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih, dalam waktu yang tidak lama lagi diprediksi akan memasuki musim penghujan dikawasan ini akan terjadi banjir. o day

Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL BUMD

2014, Transjakarta Batal Tambah Bus Baru

BUMD Transportasi Jakarta (Transjakarta) belum bisa menambah kekurangan bus Transjakarta tahun ini. Penambahan bus belum bisa dilakukan, karena butuh waktu sekitar delapan bulan untuk merakitnya.

Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sudah ...

Kanal Batavia Kita

Jejak Bank Century Bisa Hilang

KASUS Bank Century makin kehilangan arahnya, terutama karena aset yang dipersoalkan selama ini telah berubah legalitasnya. Apakah objek yang masih menjadi persoalan politik dan hukum bisa dengan leluasa dipindahtangankan? Atau hal itu sengaja dilakukan untuk ...

Kanal Sensasi Batavia

Jam Kunjungan Monas Dibatasi, Pengunjung Kecewa

Meski diberlakukan pembatasan jam kunjungan, khususnya setiap hari Senin, namun objek wisata yang menjadi ikon kota Jakarta tetap saja ramai dikunjungi. Terbukti, Senin (22/9), terlihat banyak wisatawan nusantasa yang datang, sayangnya tidak bisa memasuki areal ...