getting date ...
Online Users

Pengawasan Lemah, Taman di Jakarta Pusat Merana

Dibaca : 317 x
endi

Lampu Merah

Jum'at, 19 Oktober 2012 17:53 WIB

beritabatavia.com - Lemahnya pengawasan yang dilakukan Sudin Pertamanan Jakarta Pusat membuat sejumlah taman di wilayah itu kini kondisinya memprihatinkan. Seperti taman di areal Kantor Kecamatan Cempakaputih.

Selain terlihat kotor akibat sampah bekas minuman, bungkus dan putung rokok, tas kresek, dan plastik membuat taman kian jorok dan terkesan tidak ada perawatan. Juga banyak pohon yang mati kekeringan karena tidak pernah disiram.

Juga bau pesing yang menyengat, akibat kesadaran membuang air urine secara sembarangan. Padahal fungsi taman untuk penghijauan, keasrian,  di lingkungan kantor Camat Cempakaputih.

Selain masalah taman, juga kebersihan lingkungan termasuk kebersihan saluran di pemukiman warga sangat tidak terawat dengan baik.  warga enggan menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih, dalam waktu yang tidak lama lagi diprediksi akan memasuki musim penghujan dikawasan ini akan terjadi banjir. o day

Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL DUNIA

Penjahat Terseksi Sedunia Minta Maaf


Mahasiswi keperawatan asal Quebec, yang dijuluki penjahat terseksi sedunia, Stephanie Beaudoin, 21, mengaku menyesal dan minta maaf atas kejahatannya.
 
Wanita cantik yang menghebohkan dunia dengan pose seksi saat memegang senapan mematikan itu, muncul di sebuah pengadilan ...

Kanal Ekbis

Langka, Gas Elpiji 3 Kg di Jakpus


Keberadaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah Jakarta Pusat (Jakput, mulai mengalami kelangkaan. Pasca kenaikkan bahan bakar minyak (BBM) pekan lalu, sejumlah warga mengaku kesulitan mendapat tabung gas elpiji berbentuk nanas itu.

Bukan hanya itu, warga ...

Kanal BUMD

Tarif Bus Transjakarta Tak Naik



Kebijakan pemerintah yang telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dipastikan akan diikuti kenaikan tarif angkutan umum. Namun, tidak demikian halnya dengan tarif bus Transjakarta yang tidak akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat ini.

"Kita kemungkinan ...