getting date ...
Online Users

Pertunjukan Tari Telanjang di Kelapa Gading Digerebek

Dibaca : 998 x
endi

Metro

Jum'at, 05 Juli 2013 11:13 WIB

ist.

beritabatavia.com - Menjelang bulan suci Ramadhan, pertunjukan tari striptis (tari telanjang) di tempat hiburan malam New Champion, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (4/7) dini hari, digerebek. Tujuh perempuan usia belia bahkan ada yang dibawah umur, diamankan dalam kondisi bugil.

Mereka: ND (38) selaku mami, dan empat orang penari striptis, RR (17), RL (19), LS (20), dan PM (23). Serta dua orang wanita pemandu lagu, WI (20) dan LU (21) Ketujuh wanita tersebut masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh anggota Polres Jakarta Utara.

Penggrebekan itu berawal dari informasi yang diterima Polres Jakarta Utara bahwa di lokasi hiburan malam itu banyak mempekerjakan anak di bawah umur. Laporan itu ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan.

Dua dari tujuh wanita yang diamankan tersebut ada yang berstatus sebagai saksi. “Kita masih terus dalami dan kembangkan kasus ini. Informasi yang kita terima dugaan adanya kegiatan mempekerjakan anak di bawah umur di Champion karaoke. Pemilik karaoke sudah kita panggil untuk diperiksa,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi.

Dalam menjalankan aksinya para wanita malam itu, berpura-pura menjadi pemandu karaoke. Namun, mereka akan menuruti semua kemauan tamu jika harganya sesuai kesepakatan dengan tersangka.

Untuk menemani tamu yang berkaraoke para wanita itu mendapat bayaran Rp 80.000 per jam. "Dengan pembagian Rp 55.000 untuk wanita dan Rp 25.000 untuk maminya. Tarif itu bagi wanita yang sudah menjadi karyawan tetap," kata Daddy.

Sementara untuk yang freelance, lanjut Daddy, dengan tarif Rp 80.000 per jam, mereka akan membagi uang Rp 43.000 untuk wanita dan sisanya Rp 17.000 dibagi dua lagi untuk perusahaan dan mami.

Apabila wanita tersebut dibawa keluar dari tempat hiburan, maka akan dikenai tarif lebih besar mencapai Rp 1 juta. "Uangnya bisa diberikan kepada si wanita atau langsung ke maminya. Dan pembagiannya tidak pasti, kadang Rp 200.000, kadang Rp 800.000 untuk mami. Jadi, sesuai kesepakatan mereka saja," jelas Daddy. o eeee


Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL HALO POLISI

Tindakan Polisi terhadap Wartawan Dikecam


Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung mengecam keras tindakan polisi terhadap Ridwan Hardiansyah, jurnalis Tribun Lampung. AJI juga mendesak pemimpin kepolisian meminta maaf atas kejadian tersebut.

Ketua AJI Bandar Lampung, Yoso Muliawan di Bandar Lampung, Rabu ...

Kanal Sensasi Batavia

Tiga Masalah Klasik Hantui Transjakarta

Meski bus Transjakarta beroperasi selama 11 tahun, sejak 15 Januari 2004, tiga masalah klasik masih terus menghantui transportasi massal andalan Ibu Kota tersebut. Ketiga masalah laten yang tak kunjung dapat diselesaikan adalah keterbatasan armada, keterbatasan ...

Kanal BUMD

BUMD Tak Sehat bakal Dibubarkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan membubarkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yang tidak sehat. BUMD yang bakal dibubarkan adalah yang tidak memiliki bisnis usaha yang bertumbuh dan sudah bertahun-tahun tidak memberikan dividen kepada Pemprov ...