getting date ...
Online Users

Pertunjukan Tari Telanjang di Kelapa Gading Digerebek

Dibaca : 1202 x
endi

Metro

Jum'at, 05 Juli 2013 11:13 WIB

ist.

beritabatavia.com - Menjelang bulan suci Ramadhan, pertunjukan tari striptis (tari telanjang) di tempat hiburan malam New Champion, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (4/7) dini hari, digerebek. Tujuh perempuan usia belia bahkan ada yang dibawah umur, diamankan dalam kondisi bugil.

Mereka: ND (38) selaku mami, dan empat orang penari striptis, RR (17), RL (19), LS (20), dan PM (23). Serta dua orang wanita pemandu lagu, WI (20) dan LU (21) Ketujuh wanita tersebut masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh anggota Polres Jakarta Utara.

Penggrebekan itu berawal dari informasi yang diterima Polres Jakarta Utara bahwa di lokasi hiburan malam itu banyak mempekerjakan anak di bawah umur. Laporan itu ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan.

Dua dari tujuh wanita yang diamankan tersebut ada yang berstatus sebagai saksi. “Kita masih terus dalami dan kembangkan kasus ini. Informasi yang kita terima dugaan adanya kegiatan mempekerjakan anak di bawah umur di Champion karaoke. Pemilik karaoke sudah kita panggil untuk diperiksa,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi.

Dalam menjalankan aksinya para wanita malam itu, berpura-pura menjadi pemandu karaoke. Namun, mereka akan menuruti semua kemauan tamu jika harganya sesuai kesepakatan dengan tersangka.

Untuk menemani tamu yang berkaraoke para wanita itu mendapat bayaran Rp 80.000 per jam. "Dengan pembagian Rp 55.000 untuk wanita dan Rp 25.000 untuk maminya. Tarif itu bagi wanita yang sudah menjadi karyawan tetap," kata Daddy.

Sementara untuk yang freelance, lanjut Daddy, dengan tarif Rp 80.000 per jam, mereka akan membagi uang Rp 43.000 untuk wanita dan sisanya Rp 17.000 dibagi dua lagi untuk perusahaan dan mami.

Apabila wanita tersebut dibawa keluar dari tempat hiburan, maka akan dikenai tarif lebih besar mencapai Rp 1 juta. "Uangnya bisa diberikan kepada si wanita atau langsung ke maminya. Dan pembagiannya tidak pasti, kadang Rp 200.000, kadang Rp 800.000 untuk mami. Jadi, sesuai kesepakatan mereka saja," jelas Daddy. o eeee


Komentar

KANAL HALO POLISI

AKBP Pukul Polwan Cantik Tetap Diproses

Polisi Wanita (Polwan) cantik berinisial M menjadi korban penganiayaan. Korban berpangkat Brigadir ini diduga dianiaya oleh mantan Kabag Binkar Polda Jawa Barat AKBP BH. Keduanya diduga memiliki hubungan spesial.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pihaknya sudah ...

Kanal Hukum

Dua Hakim Dicokok KPK, Sidang Vonis Korupsi RSUD Ditunda

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bengkulu sesuai jadwal Selasa (24/5) menggelar sidang putusan kasus Korupsi RSUD M Yunus. Sidang  terpaksa ditunda karena dua hakim yang menangani kasus ini dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi pada Operasi Tangkap Tangan ...

Kanal Sensasi Batavia

Juni 2016, APTB Dilarang Masuk Busway


 Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) dilarang masuk ke jalur busway, mulai bulan Juni 2016. Pelarangan dilakukan karena APTB masih memungut tarif pada penumpang yang naik dari halte Transjakarta.

"Kalau dia boleh masuk, tidak boleh ...