getting date ...
Online Users

Masyarakat Jangan Acuh Terhadap Peredaran Gelap Narkoba

Dibaca : 196 x
endi

Metro

Jum'at, 23 Agustus 2013 16:59 WIB

ist.

beritabatavia.com - Peredaran gelap narkoba di kalangan masyarakat, sering terjadi. Sehingga masalah itu, dianggap menjadi suatu hal yang lumrah. Kondisi ini jelas sangat memprihatinkan.

Demikian diungkapkan Suhandi, warga Pamulang saat mengikuti Focus Group Discussion yang di selenggarakan oleh Deputi Bidang Pencegahan BNN di Mushola Al-Iklas, Pamulang Timur, Tangerang Selatan, Jumat (23/8/2013).

Menurutnya narkoba sudah bukan merupakan barang baru di lingkungannya. Ia dan teman-temannya sering sekali mendengar dan melihat peredaran gelap narkoba di tempatnya tinggal.

Suhandi yang setiap hari bekerja sebagai tukang ojek juga merangkap sebagai kepala keamanan lingkungan setempat mengatakan sampai saat ini sudah 18 orang meninggal dunia karena penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

Dia juga sedih dan prihatin melihat banyak anak muda yang menganggur. Mengingat, masalah pengangguran menjadi salah satu penyebab maraknya peredaran gelap narkoba di kalangan pemuda, karena bandar memanfaatkan para penggangguran untuk mengedarkan barang haram ini.

"Saya berharap pemerintah pembuka lapangan pekerjaan yang  banyak bagi anak muda disini, sehingga mereka tidak tergiur untuk menjadi pengedar narkoba," harap Suhandi.

Menanggap hal itu Kepala Seksi Media Elektronik Deputi Pencegahan BNN Diah Hariani Surtikanti mengatakan bahwa perlunya pengawasan yang ketat dalam lingkungan. Orang asing yang sering keluar-masuk lingkungan patut untuk di waspadai pesannya.

"Warga juga harus diberi informasi yang lengkap dan tuntas tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Masyarakat juga tidak boleh acuh terhadap masalah ini (narkoba red). Mengingat,  masalah narkoba di Indonesia sudah mengenaskan," tambah Diah.

Saat ini, lanjut Diah, kita di kepung sindikat narkoba dari berbagai macam lini. "Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk membantu BNN melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Sekecil apapun informasi dari masyarakat sangat berarti bagi BNN," pesannya serius. o day

Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL HUKUM

Kasus Penyerobotan Lahan PT. Djabesman Disidangkan

Kasus penyerobotan lahan diwarnai pengerusakan milik PT. Djabesman Ltd, kembali disidangkan. Sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/5) dengan agenda pembacaan eksepsi penasehat hukum terdakwa Muchidin  berlangsung cukup singkat.

Dalam eksepsinya, penasehat hukum Bruce ...

Kanal Dunia

Mengerikan, 1.400 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di India


Gelombang panas di sejumlah negara bagian di India menggila. Permukaan jalan meleleh, korban terus berjatuhan dan kini mencapai 1.400 orang.

Hindustan Times memberitakan di negara bagian Odisha, suhu mencapai 47 derajat celcius, yang memaksa ratusan ribu ...

Kanal Sensasi Batavia

7000 Bajaj Oranye Dihancurkan

PEMPROV DKI Jakarta mengklaim tekah menghancurkan (scraping) 7 ribu Bajaj oranye. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian upaya peremajaan angkutan roda tiga tersebut ke bajaj berbahan bakar gas (BBG).

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Benjamin ...