getting date ...
Online Users

Masyarakat Jangan Acuh Terhadap Peredaran Gelap Narkoba

Dibaca : 179 x
endi

Metro

Jum'at, 23 Agustus 2013 16:59 WIB

ist.

beritabatavia.com - Peredaran gelap narkoba di kalangan masyarakat, sering terjadi. Sehingga masalah itu, dianggap menjadi suatu hal yang lumrah. Kondisi ini jelas sangat memprihatinkan.

Demikian diungkapkan Suhandi, warga Pamulang saat mengikuti Focus Group Discussion yang di selenggarakan oleh Deputi Bidang Pencegahan BNN di Mushola Al-Iklas, Pamulang Timur, Tangerang Selatan, Jumat (23/8/2013).

Menurutnya narkoba sudah bukan merupakan barang baru di lingkungannya. Ia dan teman-temannya sering sekali mendengar dan melihat peredaran gelap narkoba di tempatnya tinggal.

Suhandi yang setiap hari bekerja sebagai tukang ojek juga merangkap sebagai kepala keamanan lingkungan setempat mengatakan sampai saat ini sudah 18 orang meninggal dunia karena penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

Dia juga sedih dan prihatin melihat banyak anak muda yang menganggur. Mengingat, masalah pengangguran menjadi salah satu penyebab maraknya peredaran gelap narkoba di kalangan pemuda, karena bandar memanfaatkan para penggangguran untuk mengedarkan barang haram ini.

"Saya berharap pemerintah pembuka lapangan pekerjaan yang  banyak bagi anak muda disini, sehingga mereka tidak tergiur untuk menjadi pengedar narkoba," harap Suhandi.

Menanggap hal itu Kepala Seksi Media Elektronik Deputi Pencegahan BNN Diah Hariani Surtikanti mengatakan bahwa perlunya pengawasan yang ketat dalam lingkungan. Orang asing yang sering keluar-masuk lingkungan patut untuk di waspadai pesannya.

"Warga juga harus diberi informasi yang lengkap dan tuntas tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Masyarakat juga tidak boleh acuh terhadap masalah ini (narkoba red). Mengingat,  masalah narkoba di Indonesia sudah mengenaskan," tambah Diah.

Saat ini, lanjut Diah, kita di kepung sindikat narkoba dari berbagai macam lini. "Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk membantu BNN melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Sekecil apapun informasi dari masyarakat sangat berarti bagi BNN," pesannya serius. o day

Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL DUNIA

Delapan Anak Australia Tewas Ditikam

Sebanyak delapan anak kecil, di antaranya baru berumur 1,5 tahun, tewas dibunuh di Cairns, bagian utara Queensland, Australia.
Polisi merespon panggilan ke daerah Manoora dan menetapkan tempat kejadian perkara pada pukul 11.20 waktu setempat. Korban berumur ...

Kanal Olah raga

Ranking Indonesia Terpuruk, PSSI Perlu Direvolusi

Tim nasional Indonesia, rupanya harus membayar mahal kegagalan di Piala AFF 2014 lalu. Skuat Garuda kini disalip oleh Singapura dalam peringkat dunia FIFA.

Semula Indonesia berada di urutan 157 dunia dan Singapura menempel di peringkat 158. ...

Kanal Metro

Ibu dan Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tubagus Angke

Musibah kebakaran di Jalan Pangeran Tubagus Angke, RT 002 dan 016/ RW 01, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (19/2) dinihari WIB memakan korban jiwa. Ibu dan anak tewas setelah terjebak dalam kobaran api.

“Dari ...