getting date ...
Online Users

Info Arus Lalin Ruas Tol Jakarta

Dibaca : 162 x
endi

Lampu Merah

Jum'at, 27 September 2013 08:54 WIB

beritabatavia.com - Pantauan situasi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol di Jakarta dan sekitarnya, Jumat (27/9) pagi ini, seperti yang disampaikan pihak Jasa Marga Traffic Information Center.

Tol Dalam Kota, Halim - Interchange Cawang - Contra Flow padat, Cawang - Kuningan padat, Exit Semanggi padat, arah sebaliknya Slipi - Senayan juga padat.

Tol Jagorawi, Jakarta menuju Bogor lancar, arah sebaliknya Cipayung - Pasar Rebo - Cililitan padat.

Tol Cikampek, Bekasi Barat - Bekasi Timur padat, arah sebaliknya Jatiwaringin - Halim - Cawang padat.

Tol Tangerang, Jakarta menuju Tangerang lancar, arah sebaliknya Karang Tengah - Tomang padat (tikungan Serpong dari arteri sudah dibuka kembali, kendaraan truk sudah diamankan ke Bitung).

Tol Purbaleunyi di kedua arah ramai lancar. Begitu juga di Tol Merak kedua arah ramai lancar.

Rol JORR, antrian Gerbang Tol Veteran kurang lebih 500 meter, arah sebaliknya Taman Mini - Fatmawati padat.

Tol Tanjung Priok, Cawang - Kebon Nanas padat, arah sebaliknya lancar. o day

Komentar

Nama Anda :
Email Anda :
Komentar Anda :
   

KANAL SENSASI BATAVIA

Objek Wisata Jakarta Raih Award


Ibu kota Jakarta menggaet penghargaan dari TripAdvisor sebagai salah satu tempat yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar negeri. Mengapa? Karena, Jakarta memiliki objek wisata indah yang mampu memanjakan para pengunjungnya.

Dari sekian ...

Kanal Hukum

KPK: Banyak Pemda Tak Transparan


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, banyak pemerintah daerah yang tidak transparan dan tidak demokratis dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan. Ujung dari kebijakan yang demikian, menyebabkan sangat rentan dengan praktik yang merugikan keuangan negara dalam pelaksanannya.

Wakil ...

Kanal Hukum

KPK: Banyak Pemda Tak Transparan


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, banyak pemerintah daerah yang tidak transparan dan tidak demokratis dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan. Ujung dari kebijakan yang demikian, menyebabkan sangat rentan dengan praktik yang merugikan keuangan negara dalam pelaksanannya.

Wakil ...