getting date ...
Online Users

Kenal di Facebook, Mahasiswi S2 Jadi Kurir Narkoba

Dibaca : 543 x
endy

Nasional

Selasa, 31 Desember 2013 15:02 WIB

ist.

beritabatavia.com -
Jenetri Ningsih (25), Mahasiswi pasca sarjana asal Jakarta terancam hukuman mati. Wanita asal Tanggerang kedapatan   membawa narkoba jenis shabu seberat 946 gram di Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah.

Wanita yang menempuh pendidikan pascasarjana (S-2) di salah satu universitas ternama di Jakarta itu dijerat pasal 112 dan pasal 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dia kini ditahan di Mapolres Boyolali untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Menurut keterangan ,  Jenetri ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Adi Soemarmo, Sabtu (28/12).

Dia kedapatan menyimpan, membawa shabu berbentuk kristal seberat 946 gram. Barang haram itu disimpan dalam tiga buku berbahasa China, yang dibawanya dalam koper. Shabu disembunyikan di bagian tengah tiga buku yang dilubangi berbentuk kotak.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kasat Narkoba AKP AA Gede Oka mengungkapkan , dari hasil  pemeriksaan sementara, tersangka Jenetri mengaku tidak tahu bahwa tiga buku itu ternyata berisi Shabu-Shabu.

Buku-buku tersebut adalah titipan temannya Dee Jey, seorang pria warga negara Afrika Selatan yang tinggal di Malaysia.
”Tersangka mengaku diminta Dee Jey mengambilkan titipan buku itu kepada temannya yang berada di Phnom Penh, Kamboja.

Tapi kami tidak begitu saja percaya. Masih kami lidik. Saat ini, tersangka kami jerat Pasal 112 dan 114 UU Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal, pidana mati,” jelas AKP AA Gede Oka.

Menurut pengakuan tersangka, perkenalannya dengan Dee Jey terjadi sejak satu tahun lalu. Tersangka dan Dee Jey berkenalan melalui jejaring sosial Facebook, dan belakangan ini menjalin hubungan asmara jarak jauh.

Kepada tersangka, Dee Jey mengaku seorang pebisnis di Malaysia. Pada 16-19 Agustus, mereka sudah pernah bertemu di Malaysia. Kemudian beberapa hari lalu, yakni pada 22 Desember, tersangka mengaku diminta datang lagi ke Malaysia oleh Dee Jey.

Namun menjelang keberangkatan, tersangka diminta pergi ke Kamboja terlebih dahulu untuk mengambil titipan buku yang dibawa teman Dee Jey, di Kota Phnom Penh. o day

Komentar

KANAL DUNIA

Roda Rusak, Pesawat Mendarat Miring

PENUMPANG pesawat penerbangan Flybe dari Edinburgh Inggris, harus diungsikan, setelah landing gear atau roda pendaratan kapal terbang itu rusak saat mendarat di Amsterdam Schiphol Airport, Belanda, pada Kamis 23 Februari 2017 waktu setempat. Layanan darurat ...

Kanal Ekbis

Ketidakpastian Kebijakan AS Menguncangkan Perekonomian Global

Aktivitas perekonomian global saat ini diperkirakan mengalami pertumbuhan yang relatif moderat, tetapi hal tersebut juga dinilai masih diwarnai ketidakpastian kebijakan Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump.

"Kami menyadarai tinggi ketidakpastian pada beberapa perkiraan global ...

Kanal Batavia Kita

Habisi Pengikut Mbalelo, Dimas Kanjeng Beri Bonus Rp320 Juta

DIMAS Kanjeng Taat Pribadi, terdakwa kasus pembunuhan terhadap Abdul Gani rela merogoh kocek dalam-dalam demi menyelamatkan singgasana padepokan dari rongrongan santri yang dianggap mbalelo. Dalam perencanaan pembunuhan seorang pengikutnya yang bernama Abdul Gani, dia menawarkan ...