Selasa, 20 Desember 2011

Dokter RS Budi Asih Tuntut Perbaikan Manajemen

Ist.
Beritabatavia.com - Puluhan dokter spesialis yang bertugas di 14 ruang poliklinik Rumah Sakit Budi Asih, di Jl Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, melakukan aksi mogok kerja pada Selasa (20/12) sejak pukul 08.00 dan rencananya hingga pukul 14.30 atau saat jam buka praktek berlangsung. Mereka mengeluhkan minimnya honor yang diterima, dan menuntut adanya perbaikan fasilitas.

Dalam aksinya, para dokter spesialis menutup semua pintu poliklinik yang terletak di lantai dua. Mereka juga memajang tulisan tidak ada pelayanan pasien selama manajemen rumah sakit tidak berubah.

Asep Syaiful Karim, dokter spesialis penyakit dalam mengatakan, sudah dua tahun para dokter menginginkan agar fasilitas rumah sakit diperbaiki. Namun hingga saat ini belum pernah ada perbaikan. Misalnya, minimnya linen (baju operasi) menyebabkan pelaksanaan operasi dibatasi hanya delapan kali sehari. Minimnya linen karena rumah sakit tak memiliki mesin cuci sendiri, sedangkan proses pencucian diserahkan pada pihak luar.

Kemudian kamar operasi pada pukul 10.00 ke atas, suhu ruangannya hanya berkisar 20-25 derajat celcius dengan kelembaban 68 derajat celcius. Padahal idealnya suhu ruangan antara 19-20 derajat celcius.  Ia khawatir, jika dibiarkan kondisi ini berlarut-larut dapat menimbulkan infeksi pada pasien. Sebab, kuman masih hidup dan bisa membahayakan pasien itu sendiri.

Selain itu, kondisi AC (pendingin ruangan) yang rusak juga tak kunjung diperbaiki, akibatnya pasien maupun dokter serta perawat merasa tidak nyaman. "Hari ini terpaksa semua poliklinik tidak beroperasi. Aksi ini semata-mata hanya untuk menarik perhatian jajaran direksi agar mereka mendengar suara para dokter," tegasnya, Selasa (20/12).

Ia juga mempersoalkan minimnya honor para perawat, yakni antara Rp 600-700 ribu per bulan. Selain itu, honor dokter spesialis bedah urologi hanya Rp 1,6 juta, honor shift jaga perawat pada shift sore hanya Rp 8.000 dan shift malam Rp 11.000. Padahal tugas menjaga pasien sangat berat, apalagi jika petugas yang berjaga terbatas. O brn