Kamis, 22 Desember 2011
DPR Cuek, Pendemo Jahit Mulut Demo ke Istana
Beritabatavia.com - Selama seminggu menggelar aksi demo dengan menjahit mulutnya, di depan pintu gerbang Gedung DPR/MPR, tidak mendapat perhatian dan diucuekin wakil rakyat, akhirnya 28 pendemo yang mulutnya dijahit pindah ke depan Istana Negara Jakarta.
"Kami sedih, aksi kami tak mendapat respon DPR, kami pun memberanikan diri beraksi di depan Istana," kata kordinator Serikat Tani Nasional (TN), Binbin Firman, di depan Istana, Kamis (22/12)
Aksi demo ini sudah sesuai aturan yang berlaku, dan menyuarakan aksi ketempat yang benar.
"Dulu kami demo ke kantor camat, lanjut ke Bupati, dari situ kami ke Gubernur, namun tidak berhasil," katanya
Alhasil, tambah Bin-bin, mereka tidak takut untuk berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi di sini. "Ini tujuan kami terakhir, tidak ada lagi tempat mengadu kecuali kesini," jawabnya
Massa dari Suku Anak Dalam (SAD) dan kepulauan Miranti, Pulau Padang Riau sudah satu minggu lebih melakukan aksi menginap dan jahit mulut di depan DPR. Namun tak sedikit pun aksi mereka di gubris pemerintah khususnya Kemenhut sebagaimana tempat naungan terakhir.
"Saya janji tidak akan pulang sebelum tuntutan kami dikabulkan sebagaimana, UU Kemenhut Nomor 327/2009 mengenai Hutan Tanaman Industri," jawabnya.
Dan pendemo janji tidak akan mencoblos wakil rakyat Pada Pemilu 2014 yang meminta dukungan rakyat Kepulauan Miranti. "Kalau pemilu kami selalu didekati, giliran kami minta dukungan memprotes tidak ditanggapi," tambahnya. o end