Selasa, 27 Desember 2011
Pemeriksaan Dihentikan, Nunun Mengeluh Sakit
Beritabatavia.com - Pemeriksaan lanjutan terhadap Nunun Nurbaeti, Selasa (27/12), kembali dihentikan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia, kembali mengeluh sakit. KPK pun menyiapkan kembali mobil ambulans Dinkes DKI Jakarta, yang ditempatkan di depan gedung KPK Jakarta.
Keterangan yang beredar, saat diperiksa tidak sampai satu jam, istri mantan Wakapolri, Adang Daradjatun mengeluh sakit. Penyidik pun memanggil dokter KPK untuk memeriksanya. Hasil sementara Nunun diindikasi menderita vertigo dan tekanan darah tinggi.
Menurut petugas kepolisian yang berjaga, ambulance tersebut disiagakan jika sewaktu-waktu kondisi kesehatan Nunun memburuk.
Nunun Nurbaeti mengaku tidak dalam kondisi sehat untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (27/12) ini. "Tidak sehat," kata Nunun Nurbaetie ketika memasuki kantor KPK, Jakarta, Selasa (27/12).
Hanya saja, sekilas, Nunun yang mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat dan menutupi matanya dengan kaca mata hitam terlihat cukup segar. Dan tidak terlihat dalam keadaan tertekan.
Didampingi Ina Rahman kuasa hukumnya, wanita yang selalu berkerudung datangdengan menggunakan mobil Kijang hitam, kemudian memasuki kantor KPK, Jakarta sekitar jam 08.00 WIB.
Tak ada komentar terkait pemeriksaannya, saat ditanya soal apakah kondisinya sudah baik,
Nunun hanya mengatakan, â€Enggak, sakit.â€
Dalam pemeriksaan tanggal 12 Desember lalu, belum sempat diperiksa, kondisi kesehatan Nunun menurun. Sehingga, pemeriksaan dibatalkan dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan kesehatan
Nunun sempat dirawat dua kali, pertama di Rumah Sakit Polri Soekanto di Kramat Jati,
Jakarta Timur dan RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. o end