Kamis, 16 Februari 2012
Peminat Angkutan Umum Jakarta Makin Rendah
Beritabatavia.com - Buruknya pengelolaan sistem transportasi massal dan maraknya kasus kecelakaan menyebabkan jumlah warga Jakarta yang masih berminat menggunakan angkutan umum hanya tinggal sekitar 11 persen.
"Di Jakarta, kepeminatan terhadap angkutan umum masih berkisar 38 persen pada 2005, tetapi sekarang tinggal 11,5 persen," kata Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dalam diskusi Forum Wartawan Perhubungan yang digelar di Jakarta, Kamis (16/2).
Menurut dia, setidaknya terdapat tiga hal yang secara empiris dapat mematikan angkutan umum, yaitu masih banyaknya jumlah subsidi BBM untuk kendaraan pribadi, makin mewabahnya jumlah angkutan sepeda motor, dan masih maraknya pungutan liar.
Terkait subsidi BBM, Tulus mencatat bahwa sebanyak 89 persen subsidi BBM digunakan untuk kendaraan pribadi, sedangkan sisanya adalah untuk angkutan umum manusia dan angkutan umum barang.
Sedangkan terkait pungli, ia mengemukakan bahwa hal tersebut merupakan penyakit yang cukup serius dan ironisnya bisa terjadi baik di lapangan maupun di meja birokrasi. O brn