Jumat, 09 Maret 2012

Monas Bukan Tempat Mesum dan Sampah

Ist.
Beritabatavia.com - Kawasan monas (monumen Nasional), Jakarta Pusat merupakan kebanggaan warga ibu kota, siapapun boleh datang, tetapi pengunjung harus menjaga keindahan monas, jangan sampai monas dijadikan bak sampah raksasa serta jangan dijadikan untuk tempat mesum.  "Ini bukan tempatnya, " ujar Saefullah walikota Jakarta Pusat didampingi Camat Gambir, Bayu Meghantara dan Lurah Gambir, Hari Widiatmoko.

Monas perlu di jaga bersama karena ada indikasi kawasan monas sekarang ini rawan kriminal, apalagi pada waktu tertentu seperti malam Sabtu dan malam Minggu. Jelas Saefullah.

Untuk itu Satpol PP Jakarta Pusat harus proaktif dan cari terobosan untuk meningkatkan pengamanan kawasan monas agar lebih tertib dan nyaman. Selaian itu juga satpol pp harus meningkatkan koordinasi dengan pihak TNI dan kepolisian untuk memudahkan pengamanan, demi keindahan, keamanan, kenyamanan dan ketentraman kawasan tersebut, jelas Saefullah.
        
Sementara Ka.Satpol PP Jakpus, Jurnalis menjelaskan, Razia penertiban umum yang digelar tim gabungan Pemkot Jakpus, Garnisun dan kepolisian sebanyak 120 orang dan mereka menyisir setiap sudut monas.

Untuk menjaga keindahan, kenyamanan dan keamanan Monas,  pihaknya akan menugaskan anggota satpol untuk menjaga kawasan monas selama 24 jam dan dibagi tiga sheaf serta melarang kendaraan motor maupun mobil memasuki areal kawasan monas.

Razia ketertiban umum  yang digelar aparat gabungan Pemerintah Kota Jakpus, polisi dan garnisun langsung dipimpin Walikota Jakarta Pusat, Saefullah bersama Wakil, H.Fatahillah dan Seko, Bambang Musyawardana serta Ka.Satpol Jakpus, Jurnalis, selasa malam (6/3), disisir aparat gabungan.

Dari hasil penertiban tersebut, berhasil menjaring 23 orang diantaranya 17 gelandangan, 3 pedagang asongan, 8 pengendara motor diantaranya tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan STNK yang telah habis masa berlakunya, 7 motor diamankan pihak kepolisian. O brn