Minggu, 18 Maret 2012

Pembuatan Lima Waduk Jangan Menunggu Lama

Ist.
Beritabatavia.com - Ada sekitar lima waduk atau situ baru akan dibuat dengan luas lahan sekitar 22,5 Ha yang akan dibuat di Jakarta Selatan. Hal ini harus segera dilakukan, karena jika terus menunggu, harga tanah yang diminta warga bakal terus meroket. Warga yang terkena proyek pembebasan lahan untuk situ tersebut meminta ganti rugi lahan diatas Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).

Ke lima waduk atau situ yang diprogramkan dibuat sebagai upaya penampungan air antara lain Waduk Brigif, Cipedak seluas 11 Ha, Waduk Pinang Bintaro seluas 3 Ha, Waduk Bintaro, Jl. Mawar, Kel. Bintaro, RW 03 seluas 3 Ha, Waduk Lebak Bulus seluas 4 Ha sekitar Makam atau Apartemen Panorama dan tambahan Waduk Situ Babakan seluas 1 Ha.

“Kami tak keberatan bila lahan ini akan bebaskan untuk pembuatan waduk Brigif asalkan nilai ganti ruginya tak mengecewakan dan sesuai dengan permintaan warga sekitar,” kata Endang.

Menurut dia, besarnya ganti rugi tentunya diatas NJOP atau harga pasaran tanah sekarang ini sekitar Rp 750 ribu hingga Rp 3 juta/M2 dan ini belum termasuk sejumlah tanaman produktif maupun bangunan rumah yang ada di kawasan itu. Terlebih rencana itu sudah ada sejak lima tahun lalu tapi di lapangan belum ada kegiatan maupun sosialisasi berkaitan dengan masalah itu.

Jika nilai ganti ruginya dibawah itu, tambah dia, tentunya warga sekitar keberatan dan bertahan tak akan menjual lahannya. “Kebanyakan warga hanya memiliki lahan sedikit dan sudah ada bangunan rumahnya jika harus pindah tentunya perlu mencari lahan penganti yang harganya juga tak murah,” tuturnya belum lagi biaya ongkos pindah serta lainnya.

Sementara itu, Walikota Jaksel Anas Efendi didampingi Asisten Pembangunan setempat Ny. Tri Wahyuning Diah, mengakui bahwa di kawasan Kec. Jagakarsa, Cilandak dan Pesanggrahan memang sudah diplot atau diprogramkan sebagai daerah resapan air dengan merencanakan pembangunan waduk atau situ baru.

“Usulan pembangunan sudah diajukan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk lima waduk sebagai daerah resapan dan kantong air,” imbuhnya yang menambahkan luasnya total luas ke lima waduk mencapai 22,5 Ha.

Jika waduk atau situ baru itu sudah ada, tambahnya, wilayah Jaksel bakal mendapatkan tambahan baru kantong air atau lahan resapan air yang tentunya bermanfaat bagi seluruh masyarakat maupun pemerintah DKI Jakarta.

Ny. Tri wahyuning Diah, mengatakan sekarang memang masih dalam proses pengukuran lahan yang bakal terkena atau batas-batas lahan yang bakal dibebaskan nantinya. “Yang sudah dan sedang dilaksanakan adalah pengerukan lahan di lingkungan Kampung Pulo, Kel. Pondok Labu Cilandak dengan luas sekitar 9000 meter untuk mengurangi banjir atau genangan air dari luapan Kali Krukut,” ujarnya.

Tak hanya masalah waduk atau situ yang menjadi program Pemda DKI khususnya Pemkota Jaksel tapi penataan dan pembuatan tanggul Kali Pesanggrahan juga terus dilakukan terlebih setelah tanggul itu sempat jembol tahun 2010 lalu. O brn