Jumat, 30 Maret 2012

21 Pendemo Ditangkap

Ist.
Beritabatavia.com - Sekitar 21 pendemo ditangkap, saat melakukan aksi unjukrasa menolak kenaikan harga BBM.
Penangkapan itu terjadi di sekitar Gedung MPR-DPR Senayan Jakarta, Jumat (30/3).

Para pendemo yang ditangkapi itu, karena tak mampu lari lagi setelah wajah dan matanya,
merasa pedih setelah kena gas air mata polisi. SEbelum ditangkap, mereka dipukuli
ramai-ramai oleh polisi yang jengkel dan emosi karena kecapaian menghadapi pengunjuk rasa.

"Benar, kita amankan sekitar 21 pendemo karena keributan lebih parah lagi," kata
Wadirkrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Nico Afinta, Jumat malam.

Penangkapan itu, lanjut dia, karena pendemo dinilainya bertindak brutal, karena berani
melawan petugas. Mereka melempari petugas dengan batu. Ada juga yang melemparkan air keras kepada seorang petugas provos sehingga mengakibatkan anggota terluka seperti koreng dibagian leher kiri dan tangan.

Massa masih terus melakukan perlawanan. Petugas pun terus memukul mundur. Tembakan gas air mata terus terjadi agar massa membubarkan diri.

Pengunjuk rasa lari ke Slipi dan Semanggi, namun di kawasan Pejompongan, pendemo merusak Pos Polisi Sektor Pejompongan, Jakarta Barat. Kondisi kaca pospol pecah, setelah dilempari batu oleh pengunjuk rasa. Juga satu unit roda empat dirusak.

Sedangkan dua orang yang diduga dari mahasiswa ditangkap oleh petugas kepolisian setelah sempat bersembunyi di gang kawasan pemukiman yang berada di seberang Gedung DPR. o end