Sabtu, 21 April 2012

KPK Manggil, Istri Anas Urbaningrum Mangkir

Ist.
Beritabatavia.com - Mangkir panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini mulai diterapkan
Athiyyah  Laila. Istri Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, Jumat kemarin, dengan alasan orangtuanya sakit. Sayangnya, sakit nya tidak dijelaskan gamblang.

"Memang KPK menerima surat pemberitahuan dari Athiyyah bahwa yang bersangkutan tidak bisa memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait korupsi kasus Hambalang," papar Juru bicara KPK Johan Budi.

KPK, lanjut Johan, tetap memanggil lagi dengan menjadwalkan ulang pemeriksaan Athiyyah pada minggu depan.

Sejauh ini KPK memang belum menetapkan tersangka dalam kasus pembangunan pusat olahraga Hambalang, Jawa Barat. "Masih dalam tahap penyelidikan," tukas Johan Budi.

Athiyyah diperiksa terkait posisinya sebagai mantan komisaris di PT Dutasari Citralaras. Adapun PT Dutasari Citralaras merupakan salah satu perusahaan yang menjadi subkontraktor PT Adhi Karya dalam proyek Hambalang senilai Rp1,52 triliun. Perusahaan itu dipimpin Mahfud Suroso, orang dekat Anas.

Kamis (19/4), KPK sudah memeriksa Sekretaris Departemen Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat Munadi Herlambang, pendiri sekaligus Direktur Utama PT MSons Capital. Perusahaan milik Munadi itu mempunyai saham di PT Dutasari Citralaras.

Pemeriksaan Athiyyah dan sejumlah petinggi Partai Demokrat itu memperlihatkan fakta bahwa KPK mengabaikan permintaan Anas. Sebelumnya Anas meminta KPK tidak perlu repot mengurusi kasus Hambalang karena kasus itu hanya isu, hanya ocehan, dan karangan.

Sementara mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yakin 100% Anas terlibat proyek Hambalang. "Saya siap disumpah pocong bahwa Anaslah yang mengatur proyek Hambalang. Anas pula yang disebut berjasa mengurus sertifikat tanah Hambalang," katanya.

Dana fee proyek Hambalang itulah, antara lain dibagi-bagikan untuk memenangkan Anas menjadi ketua umum dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010, tambah Nazaruddi, yang dulu dikenal sebagai teman akrab dan sangat dekat dengan Anas Urbaningrum.

Anas Urbaningrim yang ditantang Nazaruddin enggan menangg[i malah terkesan ketakutan dengan sumpah pocong. o ep