Senin, 23 April 2012

Skandal Seks Gay, Ketua Parlemen Australia Mundur

Ist.
Beritabatavia.com - Ketua Parlemen Australia Peter Slipper mengaku mandi bareng bersama stafnya dengan pintu terbuka, saat Ashby menginap di rumahnya.

Akibat skandal seks memalukan di negara Kangguru itu, Slipper mundur dari jabatannya. Dia mengatakan akan kembali ke parlemen setelah tuduhan melakukan tindakan kriminal yang diajukan kepadanya diselesaikan.

Slipper kembali ke Australia dari Amerika Serikat pada hari Minggu kemarin, saat oposisi mendesaknya untuk mundur, menyusul tindak pelecehan seksual terhadap mantan stafnya.

Dia juga dituduh menyalahgunakan dana untuk membayar layanan taksi. "Saya menolak tuduhan itu. Saya mundur dari jabatan untuk menyelesaikan tuntutan itu," kata Slipper seperti dilansir Xinhua, Senin (23/4).

Dia akan kembali ke jabatan ketua parlemen setelah tuduhan kriminalnya diproses dan yakin dirinya tidak bersalah.

Perdana Menteri Julia Gillard mengatakan keputusan Slipper untuk mundur cukup pantas karena tengah menjalani penyidikan perkara.

"Juga sangat pantas bagi semua pihak untukk melakukan proses ini dan memperlakukan dengan respek," kata Gillard dalam sebuah pernyataan.

Pemerintahan minortitas pimpinan Gillard menghadapi banyak masalah politik. Parlemen kembali akan bersidang pada tanggal 8 Meil.

Deputi ketua parlemen Anna Burke akan bertindak sebagai pejabat ketua hingga parlemen secara format memutuskan untuk mengganti Slipper.

Peter Slipper dituduh melakukan pelecehan terhadap James Ashby.

Slipper mengatakan kepada mantan stafnya itu untuk mandi dengan pintu terbuka, saat Ashby menginap di rumahnya. Slipper juga mendesah-desah saat bawahannya itu memijat.

Kepada ABC Sunday, Ashby, 33 tahun, yang secara terbuka mengakui dirinya sebagai gay, mengajukan tuntutan hukum berdasarkan undang-undang kesetaraan kerja. o ep