Jumat, 27 April 2012

Angelina Sondakh Ditahan

Ist.
Beritabatavia.com - Angelina Sondakh, tersangka kasus suap wisma Atlet SEA Games, akhirnya ditahan usai  menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Angie langsung digiring ke ruang tahanan di basement KPK Jalan Rasuna Said Jakarta, Jumat (27/4).

Puluhan polisi tampak mengawal mantan putri Indonesia itu ke ruang tahanan. Angie digiring dari pintu utama ke penjara KPK, menuju tahanan di lantai bawah gedung KPK

"Saya lillahi ta'ala saja," jawab Angie - panggilan akrabnya saat ditanya soal penahanannya.

Selain itu, Angie juga menyerahkan kasus tersebut kepada pengacaranya. "Saya serahkan semuanya kepada lawyer saya," tambahnya.

Janda Adjie Massaid diperiksa KPK setalah setelah berstatus tersangka sejak 3 Februari 2012. KPK pun menjerat Anggelina pasal 5 ayat 2, atau pasal 11, atau pasal 12 huruf a UU No 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Belakangan, KPK mencium praktek beraroma korupsi Angie juga terjadi di kasus lain di
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional. Anggota Banggar Komisi X DPR yang membidangi Olah Raga dan Pendidikan juga turut andil dalam penganggaran di Kemendikbud.

Angelina sendiri tersangkut kasus suap Wisma Atlet, setelah dituding oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini meringkuk di penjara Cipinang, Muhammad Nazaruddin. Nama lain yang disebut Nazar ialah I Wayan Koster.

Berdasarkan kesaksian eks-Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manullang, Angie pernah meminta melalui layanan BlackBerry Messenger (BBM) soal dana fee proyek Wisma Atlet.

Eks-Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis mengaku pernah meminta sopir bernama Luthfi
mengantarkan paket uang Rp 5 miliar untuk Angie dan anggota Komisi X DPR Fraksi PDIP, I Wayan Koster.

Keterlibatan Angie di korupsi di Kemendikbud juga sudah berulangkali terungkap di persidangan. Anggota dewan dari komisi yang membidangi pendidikan dan olahraga ini pernah terlibat percakapan via blackberry mesengger dengan Rosa mengenai permainan anggaran di sejumlah universitas. o ep