Minggu, 10 Juni 2012
Ondel-Ondel, Ikon Penting HUT DKI
Beritabatavia.com - Membeli atau memajang ornamen khas Betawi, boneka ondel-ondel yang biasa di pajang di depan pintu gerbang masuk maupun ruang tamu, menjadi kesibukan sejumlah kantor menjelang HUT DKI ke 485. Kantor bisa membeli ataupun meminjam ondel-ondel dari beberapa tempat yang khusus melayani pesanan ondel-ondel.
Salah satu lokasi membuat ondel-ondel ada di Jl. Sepat I, RT 007/02, Kel. Kebagusan, Pasar Minggu yaitu Sanggar Kebagusan Jaya yang berdiri sejak tahun 1992 dan memiliki enam karyawan honorer.
“Hingga tanggal 21 Juni, pemesan ondel-ondel sudah mencapai sekitar 20 perusahaan, perkantoran dan lainnya," ujar Hasim, pemilik usaha ondel-ondel tersebut.
Bahan baku pembuatan ondel-ondel memang tak berapa sulit didapatkan karena hanya terbuat dari bambu, rotan dan batang kayu randu atau kapuk.
Namun ondel-ondel ini memang tak semuanya dijual tapi lebih banyak mereka yang menyewa ondel-ondel dengan berbagai ukuran mulai dari 2,5 meter, 2 meter, 1,5 meter hingga 1 meter ketinggiannya.
“Yang jelas lebih banyak yang menyewa ondel-ondel dibandingkan membeli karena harganya pun relatif terjangkau bagi perusahaan besar atau BUMN yang ada di Jakarta,†tuturnya.
Harga sewa satu ondel-ondel bervariasi mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu/hari maksimal selama sepekan. Untuk membeli, satu pasang (pria/wanita) bisa mencapai Rp 3,5 juta hingga Rp 10 juta tergantung dari ukuran besar atau kecilnya.
Untuk penyewaan ondel-ondel kepada pemesan, tambah dia, pihaknya akan memberikan kemudahan antar jemput dan pemasangan ondel-ondel tersebut.
Hasim mengaku, calon penyewa maupun pembeli tak hanya dari kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang Depok dan Bekasi, di luar propinsi juga banyak yang memesan. Bahkan tak hanya di Indonesia saja tapi sejumlah negara yang berkaitan dengan promosi kepariwisataan Indonesia khususnya DKI Jakarta juga banyak yang memesan.
Bang Hasim yang juga banyak dikenal sebagai Kong Hasim, mengaku sudah mengirim hasil karyanya ke Australia, Jepang dan Singapura serta kedutaan besar negara lain yang membuka kegiatan kepariwisataan di Indonesia. O brn