Sabtu, 19 Juni 2010
2 Peleton Polisi Amankan Kampus UNM
Beritabatavia.com - Kapolresta Makassar Timur AKBP Totok Lisdiarto langsung menempatkan dua peleton personel Samapta, Reskrim, dan Intelkam untuk mengawasi dan mengamankan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung usai pembakaran dua fakultas. "Pasca perusakan dan pembakaran dua fakultas itu kami langsung menambah anggota menjadi dua peleton. Ini hanya bentuk antisipasi kami agar tidak terjadi aksi anarkis lagi," kata Totok Lisdiarto usai meninjau gedung yang dirusak dan dibakar, di Makassar, Sabtu.
Dua gedung fakultas yang menjadi sasaran mahasiswa Fakultas Teknik (FT) itu masing-masing Fakultas Seni dan Desain (FSD) serta Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS). Dia menduga, perusakan yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa FT itu buntut dari kemarahan atas meninggalnya rekannya yakni Dodo Rifaldi (20) saat terjadi tawuran pada Selasa (15/6) malam.
Dodo, mahasiswa Fakultas Teknik Jurusas Otomotif, menghembuskan napasnya yang terakhir setelah dirawat selama tiga hari di ruang ICU Rumah Sakit Polri (RSP) Bhayangkara Mappaouddang. "Selama tiga hari ini kami terus menempatkan anggota di sekitar kampus mengantisipasi adanya serangan balasan dari mahasiswa FT. Namun yang terjadi aksi perusakan itu baru dilakukan oleh mahasiswa usai mengantar pemakaman jenazah rekannya di Kabupaten Jeneponto," ujarnya.
Dia juga menambahkan jika pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan pihak kampus khususnya Dekan dan Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan untuk menenangkan dan menyelesaikan konflik tersebut. O ant/mean (Foto ilustrasi/istimewa)