Senin, 25 Juni 2012

Pramusaji Pakaian Minim, Tren Restoran di AS

Ist.
Beritabatavia.com - Para pelayan di Twin Peaks betul-betul tampil sesuai nama restorannya. Mereka menggunakan atasan berbahan minim yang menonjolkan belahan dada para pelayan perempuan. Bahkan logo restoran ini berbentuk gunung kembar dengan puncak bersalju. Dan restoran bertema sports bar ini menjanjikan “pemandangan pegunungan”.

“Kami memiliki pandangan memberi santapan untuk ego sebelum perut,” ujar Randy DeWitt, pemilik Twin Peaks, Randy DeWitt.

Hal ini semakin ditegaskan dengan situs restoran itu yang memiliki slogan “Twin Peaks diperuntukkan untuk Anda, karena Anda lelaki!”

Kehadiran Twin Peaks menjadi fakta dari tengah naiknya industri restoran berkonsep sports bar yang menampilkan pelayan-pelayan berbaju minim. Di Amerika Serikat, penjualan restoran yang kerap dijuluki “breastaurant” ini mengalami kenaikan 30 persen pada tahun lalu.

Salah satu pengunjung, Tovan Adams, mengatakan ia sering mengunjungi Tilted Kilt Pub & Eatery di Tempe, Arizona, tempat para pramusaji mengenakan rok mini tartan yang cocok dengan bra yang dikenakan di restoran bertema Celtic ini. Ia bahkan sering membawa kedua putrinya, berusia enam dan sembilan tahun untuk makan siang bersama.

“Jika Anda pergi sore hari, akan banyak anak muda datang. Jika Anda pergi ke pantai, pakaian pengunjungnya lebih parah dan minim,” ujar Adams, yang bekerja sebagai mekanik elektronika.

Lynette Marmolejo, seorang karyawan penerimaan mahasiswa baru di sebuah kampus sering datang ke Tilted Kilt karena restoran itu didominasi oleh para karyawan daripada mahasiswa. Lagi pula pramusaji berbaju minim tidak membuatnya terganggu. “Harga dan makanannya pas. Aku tidak peduli dengan pakaian orang lain,” ujar Marmolejo.

Tilted Kilt yang banyak menyajikan makanan Irlandia, tahun lalu mencatat keuntungan US$124 juta. Hingga akhir tahun ini, perusahaan ini akan membuka restoran di 95 lokasi, naik dari 57 tempat pada akhir tahun lalu.


Begitu pula halnya dengan restoran Mugs N Jugs di Clearwater, Florida yang pramusajinya hanya mengenakan tank top dan celana pendek. Sam Ahmad, pemilik restoran itu menilai, bahwa tempatnya banyak didatangi bukan karena penampilan para pelayannya, tapi karena tempatnya menawarkan ruang permainan, meja biliar, dan karaoke, sehingga membuat para pengunjungnya 40 persen adalah keluarga.

Restoran Hooters yang membuka lokasi pertamanya di Clearwater, Florida pada 1983 juga menempatkan para pelayan yang berpakaian seksi. Mereka mengenakan celana pendek oranye dan tank top putih ketat.

Menyajikan penampilan yang “menyegarkan” agaknya menjadi cara tersendiri bagi sejumlah restoran untuk menaikkan profitnya. Twin Peaks yang berada di Addison, Texas, tahun lalu mengalami kenaikan keuntungan 35 persen menjadi US$44 juta.

Untuk acara-acara khusus, para pelayan mengenakan kostum yang berbeda. Misalnya selama Natal, para pramusaji mengenakan baju para pembanta Sinterklas. Selama Paskah, mereka mengenakan kostum kelinci. o eee