Senin, 05 April 2010
Aliran Dana Rp100 Juta ke Rekening Brigjen Edmon Belum Terbukti
Beritabatavia.com - JAKARTA. Tim penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan tim
independen masih menyelidiki dugaan Brigjen Edmon Ilyas mengeluarkan
dana Rp100 juta untuk sumbangan gempa Sumatra Barat dari aliran
rekening Gayus Tambunan.Itu kan orang menyumbang. Itu
(dugaan aliran dana Edmon) sudah dilakukan pemeriksaan," kata Kepala
Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang di Jakarta,
Senin (5/4).
Menurutnya, Edmon
juga belum mengakui terkait adanya dugaan dirinya mengeluarkan uang Rp100 juta untuk menyumbang
musibah gempa di Sumatera Barat. Apalagi dugaan itu masih hanya sebatas keterangan, dan belum didukung bukti yang kuat. Sementara pemeriksaan masih sedang berlangsung, sehingga belum bisa diberikan penjelasan secara rinci.
Sebelumnya,
info beredar Brigjen Edmon Ilyas menerima aliran dana dari
rekening Gayus sebesar Rp1,1 miliar, namun penyidik maupun tim
independen belum menemukan alat buktinya. Selain Edmon, dua
penyidik Mabes Polri, yakni Kompol Arafat dan AKP Sri Sumartini
menerima aliran dana dari Gayus dan Andi Kosasih untuk merekayasa kasus
dan membuka pemblokiran rekening milik Gayus sebesar Rp25 miliar. Selain uang, Kompol
Arafat juga menerima sepeda motor "Harley Davidson", mobil "Fortuner" dan
rumah, sedangkan AKP Sri Sumartini mendapatkan aliran dana Rp100 juta
untuk menjalankan ibadah umroh.
Menurut Irjen Edward Aritonang, penyidik Bareskrim
maupun tim independen akan memeriksa siapa pun termasuk atasan Edmon,
yakni mantan Kepala Bareskrim, Komisaris Jenderal Susno Duadji apabila
terindikasi terlibat menerima aliran dana. O ant/son