Jumat, 07 September 2012
Jiwa Wirausaha Harus Ditanamkan Sejak Anak-anak
Beritabatavia.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar menilai jiwa wirausaha (entrepreneurship) harus ditanamkan sejak anak-anak. Langkah ini sangat tepat, karena mampu mengerakkan perubahan mental yang positif, anak memiliki tanggung jawabm kreativitas, dan mampu mengambil keputusan.
"Juga memberikan motivasi yang bagus bagi anak-anak, sekaligus sebagai modal bagi keberhasilan hidup anak saat dewasa kelak," ungkap Menteri Linda Amalia pada pengumuman pemenang Kidpreneur Award 2012 di Jakarta, Jumat (7/9).
Dijelaskan, Indonesia yang memiliki jumlah penduduk sekitar 240 juta orang, yang menekuni dunia entrepreneurship masih sangat rendah, tidak sampai 2 % dari jumlah penduduk. Bahkan jumlah wirausaha di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan jumlah wirausaha di negara luar.
Rendahnya ini belum mampu mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Karenanya, jumlah wirausaha di Indonesia perlu digenjot. Salah satunya, dengan menanamkan jiwa entrepreneurship kepada anak-anak. "Saya sangat mendukung Kidpreneur Award karena itu ke depannya harus terus digelar dan harus ditingkatkan kepesertaanya di seluruh Indonesia," harapnya.
Presiden Direktur Koran Berani H Witdarmono menjelaskan, tujuan Kidpreneur Award 2012 ini untuk membuat Indonesia makmur dengan penanaman kewirausahaan di dalam diri anak sejak di bangku sekolah. Dengan pengetahuannya, anak-anak punya tujuan untuk sukses lewat inovasi yang memakmurkan dirinya dan orang lain.
"Kidpreneur ini membuat minat anak pada sekolah dan ilmu pengetahuan tetap tinggi. Aspirasi untuk bekerja tinggi, dan nilai-nilai akademis di bidang membaca, matematika, komunikasi dengan orang lain bagus," ujar Witdarmano.
Ia berharap, Kidpreneur Award 2012, dapat memacu anak-anak di sekolah yang selama ini belajar matematika, membaca, dan komunikasi, dapat memotivasi mereka untuk memulai dan membangun pengalaman kewirausahaan.
Dengan begitu, cara berpikir kewirausahaan anak-anak berkembang dan dapat dipakai untuk modal masa depan. Tentu saja, anak-anak sudah melek keuangan atau financially literate sehingga mereka mampu mengelola keuangan.
Sepuluh finalis yang terpilih mengikuti Kidpreneur Conference, 4-7 September 2012 di Jakarta, akan mendapat pengayaan pengetahuan terkait dengan seluk beluk, tantangan, dan realitas yang dihadapi oleh setiap entrepreneur.
Finalis juga mendapat pembekalan antara lain dari Bank Permata mengenai “Finance and Banking,†berkunjung ke Kadin/Hipmi, berkunjung ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berkunjung ke Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, berjumpa dengan nara sumber atau praktisi bisnis.
Lomba Kidpreneur Award 2012 ini disponsori Permata Bank dan digagas koran mingguan Berani. Peserta lomba wajib memiliki akun di PermataBank atas namanya sendiri.
Yang wajib memiliki akun di PermataBank adalah dua anak yang ikut lomba, sedangkan satu pendamping dewasa tidak wajib memiliki akun PermataBank.
Presiden Direktur Koran Berani H Witdarmono menjelaskan, tujuan Kidpreneur Award 2012 ini untuk membuat Indonesia makmur dengan penanaman kewirausahaan di dalam diri anak sejak di bangku sekolah. Dengan pengetahuannya, anak-anak punya tujuan untuk sukses lewat inovasi yang memakmurkan dirinya dan orang lain.
"Kidpreneur ini membuat minat anak pada sekolah dan ilmu pengetahuan tetap tinggi. Aspirasi untuk bekerja tinggi, dan nilai-nilai akademis di bidang membaca, matematika, komunikasi dengan orang lain bagus," ujar Witdarmano.
Ia berharap, Kidpreneur Award 2012, dapat memacu anak-anak di sekolah yang selama ini belajar matematika, membaca, dan komunikasi, dapat memotivasi mereka untuk memulai dan membangun pengalaman kewirausahaan.
Dengan begitu, cara berpikir kewirausahaan anak-anak berkembang dan dapat dipakai untuk modal masa depan. Tentu saja, anak-anak sudah melek keuangan atau financially literate sehingga mereka mampu mengelola keuangan.
Total Hadiah yang disiapkan panitia lebih dari Rp 100 Juta. Juara I: Rp 15 juta diraih kelompok Green Queen Jakarta dengan anggota Maria Jacklyn Brilyani dan Masayu yang membuat jenis usaha daur ulang, Juara II Rp 10 juta digaet Kelompok Keripik Siput asal Surabaya dengan anggota Kenny Kurniawan dan Kevin yang jenis usahanya makanan keripik, dan Juara III: Rp 5 juta diraup kelompok Moggies dari Bogor dengan anggota Trudy Johanna dan Sheenamarcia Aisin dengan jenis usaha sarung tangan trendi. o endy