Rabu, 23 Juni 2010
KPK Geledah Kantor Wali Kota Bekasi
Beritabatavia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (23/6), menggeledah tiga ruangan di gedung pemerintahan Kota Bekasi, Jawa Barat, menyusl ditangkapnya dua pejabat pemerintahan setempat terkait dugaan suap kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kepala Bagian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Bekasi, Dedi Juanda, membenarkan hal tersebut. "KPK tiba sekitar pukul 15.00 di Pemkot Bekasi dan menggeledah ruang Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda), dan Asisten Daerah II," katanya.
Menurut Dedi, sekitar delapan anggota KPK tiba di lokasi menggunakan dua kendaraan jenis Avanza hitam dan silver. Mereka langsung meminta izin kepada Bagian Satpol PP dengan menunjukkan surat perintah penggeledahan. "Mereka langsung didampingi Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemkot Bekasi, Syarif Sarifudin, untuk menggeledah ruangan. Kebetulan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohammad, tidak berada di lokasi. Begitu pun Sekda Kota Bekasi, Tjandra Utama Efendi, karena yang bersangkutan sedang umroh," katanya.
Setelah penggeledahan yang berlangsung selama tiga jam, petugas KPK membawa staf khusus Wali Kota Bekasi, Gusti, berikut sekitar enam dus berisi dokumen dari masing-masing ruangan untuk dibawa ke kantor KPK.
Sebelumnya, sebanyak dua pejabat eselon III Pemkot Bekasi masing-masing berinisial HS dan Z tertangkap tangan oleh KPK di Bandung. Mereka diduga tengah menyuap pejabat BPK Jawa Barat berinisial S. Sementara satu pejabat eselon II Pemkot Bekasi, HL, dijemput paksa di rumahnya di Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi, Senin (22/6). O ant/mean (Foto istimewa)