Rabu, 31 Oktober 2012
Batal Jadi Kapolda Jabar, Brigjen Jodie Rooseto Tak Hadiri Sertijab
Beritabatavia.com - Mabes Polri meralat mutasi para perwira tinggi. Di antaranya Kapolda Lampung, Brigjen Jodie batal menjadi Kapolda Jawa Barat dan menempati posisi baru sebagai Kasetukpa Lemdikpol. Batalan diduga kuat karena terkait konflik berdarah di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan yang menewaskan 14 warga Lampung.
Kasetukpa Lemdikpol Brigjen Ngadino diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara menggantikan Brigjen Tubagus Anis Angkawijaya. Tubagus mendapat promosi jabatan sebagai Kapolda Jawa Barat. Dengan demikian dipastikan bintang di pundak Tubagus akan bertambah menjadi dua. Sebab Kapolda Jawa Barat merupakan jatah perwira tinggi berpangkat Irjen. Demikian surat telegram Kapolri bernomor ST/2161/X/2012 meralat surat sebelumnya Kep/645/X/2012.
Saat serahterima jabatan (sertijab) di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/10), Brigadir Jenderal Jodie Rooseto mangkir hadiri sertijab.
Memang Surat Telegram Kapolri Jenderal Timur Pradopo Selasa (30/10) malam atau hanya selang beberapa jam dari jadwal pelantikan pagi ini. Sebelumnya, berdasarkan Surat Telegram/ 2139/X/2012, tanggal 26 Oktober 2012, Jodie akan menempati posisi sebagai Kapolda Jawa Barat. Namun, Timur enggan berkomentar lebih jauh terkait perubahan jabatan yang akan ditempati Jodie sebelumnya.
"Saya kira semua penilaian pastilah sudah keluar surat perintah, ada dinamika di lapangan, sudah ada satuan kewilayahan. Penggantinya sudah ada. Jadi tunggu saja ada tugas-tugas yang menjadi kewajiban," ujar Timur, seusai melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Polri.
Pada sertijab, Kapolri resmi melantik Brigjen Tubagus Anis Angkawijaya sebagai Kapolda Jawa Barat. Irjen Putut Eko Bayuseno yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jabar kini resmi menempati posisi sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Untung S Rajab. Untung sendiri akan menjadi perwira tinggi (Pati) Mabes Polri atau memasuki masa pensiun.
Memang kini wilayah Lampung, khususnya Lampung Selatan tengah dilanda peristiwa bentrok antar warga yang menyebabkan 14 orang tewas. Jumlah tersebut kian bertambah sejak bentrok terjadi Sabtu (27/10/2012) malam. Dalam kasus ini, Kapolda Lampung dinilai gagal dalam menjaga situasi dan keamanan wilayahnya. Kapolri meminta Jodie dapat menyelesaikan konflik tersebut.
"Standar di dalam penanganan masalah, dia harus menyelesaikan tugas itu, jadi yang bersangkutan karena ada masalah di sana dia harus menyelesaikannya, saya kira itu," kata Timur. Sementara, jadwal pelantikan untuk Jodie dan Kapolda Lampung yang baru yakni Brigjen Heru Winarko belum diketahui. o eee