Selasa, 06 November 2012
Manajemen Antisipasi Banjir Harus Terencana
Beritabatavia.com - Musim hujan sudah mulai terjadi di Jabodetabek. Karena itu DKI Jakarta harus siap menghadapi banjir. 2012 ini antisipasi sementara banjir dinilai sudah baik. Namun, Gubernur Joko Widodo menilai manajemen organisasi antisipasi banjir yang baik adalah berkaitan dengan perencanaan, seperti lokasi atau titik yang akan digunakan sebagai tempat evakuasi, rumah sakit darurat, dan dapur umum.
'Jadi, manajemen organisasi yang baik itu harus terencana, sehingga ketika bencana terjadi, tidak lagi mencari-cari lokasi untuk evakuasi. Kalau tidak terencana, berarti masih ada yang salah di dalam manajemennya, dan itu harus diperbaiki,' tutur Jokowi usai memimpin apel simulasi siaga banjir di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (6/11).
Mengenai kesiapan Pemprov DKI baik dari segi peralatan, personel, dan logistik sudah mencapai 90 persen. Sementara 10 persen yang masih kurang adalah manajemen organisasi di lapangan.
'Kalau kita lihat, sampai dengan saat ini persiapan antisipasi banjir sudah sangat cukup, bahkan lebih. Peralatan siap, personil juga siap,' kata Gubernur. 'Persiapan yang masih harus dicek adalah masalah manajemen organisasi di lapangan. Ini yang akan kita lihat dan kita coba, manajemennya benar atau tidak'
Selain itu, kesiapan Pemprov DKI juga terlihat dari penyediaan air bersih. Dalam simulasi tersebut, telah disiagakan sebanyak 22 tanki air bersih dari Palyja, 10 tanki dari Aetra, dan 2 tanki dari PDAM Jaya. O brn