Senin, 28 Juni 2010

Jalur MRT Lebak Bulus-Dukuh Atas Ditambah 1 Kilometer

Ist.
Beritabatavia.com - Jalur Mass Rapid Transit (MRT) Lebak Bulus-Dukuh Atas diperpanjang sekitar 1km ke bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Namun stasiun akhirnya tetap dibangun di Dukuh Atas. Jalur MRT tahap 1 Lebak Bulus - Dukuh Atas, jaraknya menjadi 15,5 kilometer.
“Stasiun Dukuh Atas tetap menjadi titik sentral pertemuan antar moda transportasi massal,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo, akhir pekan lalu.
Stasiun Dukuh Atas dijadikan stasiun sentral karena posisi stasiun ini yang strategis. Stasiun tersebut direncanakan menghubungkan MRT dengan jalur kereta api loopline, kereta api Jabodetabek, dan direncanakan sebagai angkutan kereta untuk ke airport Soekarno-Hatta, selain juga sebagai halte busway.
Jalur lebak Bulus- Dukuh Atas ini terhubung dengan berbagai pusat keramaian, misalnya Blok M dan Senayan. Selain itu MRT juga memudahkan warga untuk berganti alat transportasi. Setelah diperpanjang sampai ke Bundaran HI, jarak rutenya menjadi 15,5 kilometer dengan 13 stasiun.
Tribudi menambahkan perubahan panjang rute MRT koridor Utara-Selatan ini tidak membuat anggaran pembangunan berubah. Dan Japan International Corporation Agency (JICA), sebuah lembaga pemberi bantuan dana Jepang, telah menyetujuinya.
Dia menjelaskan,pasca jalur MRT tahap pertama ini nantinya pembangunan jaringan MRT di Jakarta terbagi menjadi dua koridor, yakni koridor 1 dengan jalur Utara-Selatan, terbentang mulai dari Lebak Bulus hingga Kampung Bandan. Lalu, koridor 2 dengan jalur Timur ke Barat, terbentang mulai dari Balaraja hingga Cikarang.
Koridor 1 sendiri terbagi jadi dua tahap, yakni Lebak Bulus – Bundaran HI dan Tahap 2 Dukuh Atas - Kampung Bandan. Seperti diketahui, MRT tahap 1 rute Lebak Bulus - Bundaran HI akan mulai dilelang November 2010. Sehingga pembangunan fisiknya bisa dimulai 2012. Ditargetkan, pada 2016 rute ini sudah beroperasi.
Nantinya, di koridor 1, tujuh terminal antara Lebak Bulus dan Blok M berada di permukaan tanah. Sedangkan enam terminal lagi, mulai dari Sekolah dan Masjid Al-Azhar, Jl Sisimangaraja, Kebayoran Baru hingga Bundaran Hotel Indonesia, berada di bawah tanah.
Kalau rute ini sudah jadi, lintasan itu dapat ditempuh hanya dalam waktu 30 menit, menggunakan kereta, laiknya kereta api listrik, dengan enam gerbong, dan mampu membawa 1.200 penumpang sekaligus. O brn