Kamis, 15 November 2012

Warga Amerika Tewas Pasca Minum Minuman Berenergi

Ist.
Beritabatavia.com -
FOOD and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat kembali menerima laporan bahwa minuman energi berkafein, 5-Hour energy, telah terlibat dalam sejumlah kematian. Ini adalah kasus ke-13 selama empat tahun terakhir.
 
Laporan pertama kali dijelaskan oleh New York Times, Rabu 14 Nopember 2012 kemarin. Berita itu mengikuti pengungkapan FDA bulan lalu bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan-laporan dari lima kematian yang mungkin berhubungan dengan Monster Beverage’s ini.

Minuman berkafein tinggi adalah tipe yang paling cepat berkembang dari minuman ringan di Amerika Serikat, dengan penjualan meningkat 17 persen tahun lalu menjadi sekitar USD9 miliar, demikian menurut Beverage Digest.

Juru bicara FDA, Shelly Burgess mengatakan bahwa 5-Hour Energy yang dijual oleh Living Essentials, telah disebutkan dalam beberapa kasus dari 90 pengajuan FDA sejak 2009, termasuk lebih dari 30 peristiwa yang serius atau mengancam jiwa yang terlibat seperti serangan jantung, kejang, dan dalam satu kasus, dan aborsi spontan, New York Times melaporkan.
 
Tapi Elaine Lutz, juru bicara Living Essentials, perusahaan yang mendistribusikan 5-Hour Energy, menolak jika setiap kasus kematian minuman berenergi berkaitan dengan produknya.
 
“Kami sepenuhnya mematuhi semua persyaratan. Kami tidak yakin bahwa setiap kematian terbukti telah disebabkan karena telah mengonsumsi 5-Hour energy,” katanya.
 
Hingga saat ini, FDA sendiri masih terus melakukan penyelidikan tentang peristiwa buruk yang terkait dengan suplemen makanan, termasuk minuman berenergi. o mcpd