Sabtu, 22 Desember 2012

Indonesia Belum Jadi Tujuan Wisata Favorit bagi Turis Asing

Ist.
Beritabatavia.com - Laporan  pengguna situs pencarian perjalanan Skyscanner mencatat  ternyata Indonesia belum menjadi tujuan wisata favorite bagi turis asing. Wisatawan mancanegara yang melakukan perjalanan ke kawasan Asia Pasifik, lebih memilih Thailand  sebagai negara favorite yang paling dicari di internet.

"Memang tidak mengejutkan jika Thailand menjelma sebagai negara paling favorit dan paling dicari untuk tujuan wisata di kawasan Asia Pasifik. Karena Thailand memiliki keunggulan dan menawarkan hal yang menarik yang dicari wisatawan asing. juga promosinya sangat gencar," papar Direktur Regional Asia Pasifik Skyscanner Ewan Gray dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (22/12).

Thailand, sambung Ewan, juga memiliki banyak hal yang ditawarkan. Dari pantai yang bersih dan makanan-makanan yang lezat sampai ke wisata belanja yang terjangkau serta pesta-pesta yang menarik. "Semua tersedia bagi wisatawan yang membutuhkan harapan saat berwisata," tandasnya.

Skyscanner juga mencatat, wisatawan dari India, diikuti Filipina dan Korea Selatan tercatat sebagai orang-orang yang berwisata paling jauh. Sementara wisatawan asal Indonesia, Singapura dan China rata-rata berwisata ke negara yang dekat dari asal mereka.

Selain itu, wisatawan asal India melakukan perjalanan paling lama untuk satu kali liburan, dengan rata-rata 10,2 hari. Orang Indonesia justru sebaliknya. Wisatawan Indonesia cenderung memiliki waktu liburan lebih lama namun rata-rata menghabiskan 4,6 hari untuk berlibur ke luar negeri.

Diakuinya, karena pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin membaik, kini warga negera Indonesia banyak yang berwisata ke negara lain, mereka lebih suka berwisata ke Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, Hong Kong, Amerika Serikat, Inggris, Cina,
Jepang dan Belanda.

Ira Noviani, Manajer Skyscanner Pengembangan Pasar untuk Indonesia menambahkan  laporan tren perjalanan juga menunjukkan bahwa 58% wisatawan Indonesia yang bepergian bersama keluarga lebih memilih tujuan wisata dalam negeri dan rata-rata mereka
melakukan pemesanan untuk keperluan perjalanan tersebut 43 hari sebelum bepergian.

"Jakarta, Bali dan Surabaya tercatat sebagai tujuan wisata dalam negeri yang paling banyak dicari wisatawan. Hal ini dikarenakan banyaknya penerbangan murah di, harga tiket menjadi kompetitif sehingga memungkinan wisatawan Indonesia untuk memiliki lebih banyak pilihan tujuan," jelasnya.

Wisatawan Australia sementara ini tetap menduduki tempat tertinggi yang mengunjungi Indonesia pada tahun 2012, dan kebanyakan dari mereka mendatangi surga pantai, Bali. Disusul oleh wisatawan dari Singapura, Rusia dan Inggris”.

Gareth Williams, pendiri dan CEO Skyscanner mengaku mengamati dengan dekat pasar Asia-Pasifik dan kawasan ini penting bagi Skyscanner. Tahun 2011,  pihaknya melihat bagaimana kawasan ini tumbuh dengan pesat, khususnya untuk Indonesia.

"Kawasan APAC juga memiliki penetrasi ‘mobile’ yang sangat kuat dan kami berharap akan ada lebih banyak perkembangan yang menarik dari Asia Pasifik di tahun-tahun berikutnya. Kawasan ini [Asia-Pasifik] menjadi fokus utama kami di tahun 2013," tambahnya. o eeee