Rabu, 07 Juli 2010

Jepang Protes Latihan Militer Rusia

Ist.
Beritabatavia.com - Pemerintah Jepang menyampaikan protes atas pelatihan militer Rusia yang dilakukan di satu gugusan pulau yang disengketakan kedua negara dan dikuasai oleh Rusia, seperti dikatakan seorang pejabat pemerintah, Rabu, (7/7).

"Pemerintah Jepang pada awal pekan ini mengkonfirmasikan bahwa Rusia melakukan pelatihan militer di pulau Etorofu," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang yang tidak bersedia namanya disebutkan.

Etorofu, yang oleh pihak Rusia dinamakan Iturup, merupakan salah satu dari empat pulau yang disengketakan dan terletak di lepas pantai utara Jepang, yang secara kolektif disebut Tokyo sebagai Wilayah Utara.

"Kedutaan Besar Jepang di Moskow segera menyampaikan satu protes, pada hari itu, dengan mengatakan pihaknya sangat menyesalkan dan tak bisa diterima pelatihan itu sehubungan dengan sikap Jepang terhadap Wilayah Utara," katanya.

Kedua negara tak pernah menandatangani perjanjian untuk secara resmi mengakhiri Perang Dunia II karena klaim-klaim Jepang atas empat pulau yang pihak Rusia sebut sebagai Kuril Selatan itu.Waktu itu, pulau-pulau itu direbut pasukan Soviet, yang mengusir penduduk Jepang, dalam hari-hari terakhir konflik.

Pelatihan militer di Etorofu adalah bagian dari pelatihan strategis Vostok 2010 di wilayah Timur Jauh Rusia dan Siberia yang berlangsung selama beberapa hari mulai 29 Juni, kata pejabat Jepang tersebut, mengutip pernyataan kementerian pertahanan Rusia.

Sekitar 10.000 tentara ikut serta dalam pelatihan yang melibatkan seluruh armada Angkatan Laut Rusia di  Pasifik, Utara, Laut Hitam dan Baltik serta satuan-satuan Angkatan Udara, kata kantor berita Itar Tass Rusia.

Kantor berita Jepang, Kyodo memberitakan pelatihan di pulau Etorofu itu melibatkan sekitar 1.500 tentara dan 200 kendaraan militer dan kendaraan khusus.

Jepang menolak keras tawaran Rusia pada waktu lalu. Rusia menawarkan akan menyerahkan dua dari empat pulau itu atau kedua negara sama-sama membangun di pulau-pulau tersebut. Jepang ingin agar Rusia menyerahkan kembali empat pulau tersebut. Oant/brn