Selasa, 12 Februari 2013
Pengganti Paus Benedictus Dari Ghana?
Beritabatavia.com - Kardinal asal Ghana Peter Turkson disebut-sebut sebagai calon kuat
pengganti Paus Benediktus XVI yang mundur karena alasan kesehatan.
Ia seakan memanifestasikan keinginan sebagian warga dunia bahwa jabatan
paus hendaknya dapat juga diemban oleh kardinal yang bukan berasal dari
Eropa.
Siapa kardinal Peter Turkson? Ia kini menjabat sebagai presiden dari
lembaga kepausan untuk keadilan dan perdamaian. Perkembangan gereja
Katolik di Afrika mengalami modernisasi sangat pesat.
Peter Turkson lahir di Ghana barat dari ibu beragama Methodis dan ayah
Katolik. Sebagai seorang pelajar di seminari (sekolah bagi para calon
pastor Katolik), ia dikenal sebagai anak yang kontemplatif.
Ia mendapat dorongan kuat dari sang ibu agar belajar di seminari dengan
bersungguh-sungguh untuk menjadi imam Katolik. Ia kemudian meneruskan
studi di Seminari St Anthonyo on Hudson di Rensselaer, New York. Ia
kemudian ditahbiskan menjadi imam Katolik pada 1975.
Kembali ke Ghana, ia menjadi profesor di Seminari St Theresia. Ia
mendedikasikan keahliannya di bidang pelayanan bagi umat Katolik di
kawasan itu.
Pada 1992, ia terpilih menjadi Uskup Agung Cape Coast oleh Paus Johanes
Paulus II. Ia juga menjadi ketua dari konferensi para uskup Ghana dari
1997 sampai 2005.
Ia berperan menjadi penengah bagi perdamaian di Pantai Gading pada 2011.
Pemilihan paus yang bakal diikuti oleh seluruh kardinal dari seluruh
dunia itu akan digelar pada akhir Maret 2013. Selain Turkson, ada
sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai kandidat pengganti paus
Benediktus XVI, yakni Kardinal asal Nigeria Francis Arinze, Kardinal
Marc Ouellet asal Kanada dan Kardinal Angelo Scola asal Italia.
Setelah tidak lagi menjabat sebagai paus, Benediktus XVI yang bernama
Joseph Aloisius Ratzinger berkeinginan mendedikasikan hidupnya untuk
doa. O Guardian/brn