Jumat, 09 Juli 2010
Minim Saksi, Polisi Sulit Ungkap Penganiaya Tama
Beritabatavia.com - Polisi mengakui masih kesulitan mengungkap kasus penganiayaan terhadap Tama Satya Langkun, akitivis Indonesia Corruption Watch (ICW). Salah satu kendalanya adalah pada minimnya saksi dalam peristiwa tersebut.
"Kejadian jam 3 dan 4 dini hari, saksi yang melihat langsung terbatas," ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jendral Timur Pradopo di sela kunjungan lokasi pengrebekan pabrik ekstasi di Apartemen City Resort, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (9/7).
Hingga saat ini sudah memeriksa sejumlah saksi. "Saksi diperiksa enam orang.," kata Timur. Namun hingga kini polisi masih belum menemukan tersangkanya. "Masih dalam pengembangan," lanjutnya.
Mengenai keterkaitan tindak penganiayaan tersebut dengan aktifitas yang dilakukan Tama. Timur mengatakan belum mengetahui. "Masih diselidiki," katanya.
Tama dianiaya sejumlah pria saat melintas di Kawasan Duren Tiga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (8/7) dinihari lalu. Sejumlah pihak menduga penganiayaan itu berkaitan dengan aktifitas Tama di ICW. Tama adalah salah satu aktifis yang getol menyuarakan pengusutan rekening mencurigakan milik sejumlah petinggi Polri. O ale (foto tempointeraktif.com)