Senin, 18 Maret 2013
Rujukan KJS Harus Diperbaiki
Beritabatavia.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan bahwa sistem rujukan Kartu Jakarta Sehat (KJS) akan diperbaiki.
Menurutnya, sistem rujukan yang sekarang ini tidak berjalan dengan baik. Sehingga, rumah sakit kebanjiran pasien.
'Jangan sampai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rujuk seenaknya, nanti semua rumah sakit penuh,' katanya di balaikota DKI, Senin (18/3).
Sistem rujukan nantinya akan terbagi dalam tiga tahapan, pertama Puskesmas, kemudian rumah sakit umum daerah, baru rumah sakit swasta.
'Jadi rumah sakit swasta itu ada di lapisan paling akhir,' katanya.
Dia melanjutkan bahwa tidak semua penyakit bisa dirujuk ke rumah sakit. Hanya jenis penyakit berat serta yang sulit ditangani di Puskesmas saja yang akan dirujuk.
'Soal teknis, nanti akan dirumuskan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta,' katanya.
Kena Panu Jangan Ke RS
Namun, menurut Jokowi, ada pengecualian untuk penyakit berat serta kecelakaan darurat bisa langsung ke rumah sakit tanpa rujukan Puskesmas.
"Jangan sakit panu, batuk, pilek dirujuk ke rumah sakit. Rumah sakit itu ada level pekerjaannya di tingkat keparahan tertentu," katanya.
Sementara itu, Direktur Umum Sumber Daya Manusia dan Pendidikan Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Fatmawati, drg. Setiawaty, mengatakan bahwa jika sistem rujukan diperbaiki, penggunaan KJS akan lebih maksimal.
"Kalau sistem rujukan diperbaiki, saya rasa program ini akan sangat bagus," katanya. O brn