Rabu, 14 Juli 2010

Kontras Bahas Ormas Anarkis dengan Kapolri

Ist.
Beritabatavia.com - Komisi Tindak Kekerasan dan Orang Hilang (Kontras) mempertanyakan sikap Polri dalam menangani kekerasan yang dilakukan sekelompok organisasi massa (ormas). Hari ini, Kontras akan bertemu dengan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk membahas tindakan kekerasan oleh sekelompok ormas tersebut.
“Agenda pertemuan membahas tindakan Polri terhadap kekerasan ormas-ormas terhadap kelompok minoritas agama, seksual, kelompok miskin kota, bahkan hingga terhadap anggota DPR dan Komnas HAM. Tindakan-tindakan mereka sudah sangat meresahkan,” kata Koordinator Kontras Usman Hamid dalam siaran pers yang diterima beritabatavia.com, Rabu (14/7).
Pertemuan akan dilaksanakn di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta. Selain Usman, tokoh lain yang hadir adalah Mayong dari LBH Jakarta, Dr Thamrin A Tomagola dari Universitas Indonesia, Dr Rumadi dari Wahid Institute, KH Maman Imanul Haq dari Nahdhatul Ulama, dan Jerry Sumampau dari PGI.
“Perilaku kelompok ini merusak sendi kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Mereka menebar kebencian sosial, permusuhan, atau menyerukan kekerasan di muka publik. Jika tidak ditindak tegas, tindakan main hakim sendiri kelompok tersebut akan terus berlanjut, termasuk saat menjelang bulan Ramadan,” ungkapnya.
“Polri tidak boleh kalah dengan kelompok garis keras. Polri wajib memastikan bahwa pertemuan-pertemuan masyarakat dan pertemuan politik atau unjukrasa damai itu dihormati dan dilindungi,” pungkas Usman. O nor