Kamis, 20 Juni 2013
Otoritas Singapura Berunding Soal Kabut Asap
Beritabatavia.com - Singapura mendesak Indonesia untuk mengambil langkah nyata perihal kabut asap karena kualitas udara Singapura sudah mencapai level yang sangat tidak sehat pada hari kedua akibat kebakaran hutan di Indonesia sehingga mengganggu kegiatan bisnis di negara seluas Jakarta itu.
Kepala Badan Lingkungan Nasional Singapura, National Enviroment Agency (NEA) Singapura, Andrew Tan akan memimpin delegasi ke Jakarta pada Kamis (20/6) untuk bertemu dengan pemerintah Indonesia, untuk menyuruh Indonesia melakukan langkah yang benar
Pekerjaan di sejumlah situs konstruksi Singapura berjalan lambat karena para pekerja enggan berada di luar, sementara restoran cepat saji McDonald menangguhkan layanan antar pesanannya. Militer Singapura mengurungkan latihan militer luar ruangan.
Diduga Karena Pembakaran Lahan Untuk Sawit
Pembakaran hutan secara ilegal di Sumatera untuk kepentingan usaha perkebunan kelapa sawit telah menciptakan masalah yang kronis di Singapura, terutama selama musim kemarau dari Juni sampai September setiap tahunnya.
Sementara Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, Vivian Balakrishnan berjanji ada aksi darurat dan terkonsentrasi menghadapi kabut asap yang tak pernah terjadi sebelumnya.
Ia mengumumkan bahwa Pollutant Standards Index (PSI) menurut NEA telah mencapai 321 pada Rabu pukul 10 malam, lebih tinggi dari puncak sebelumnya yaitu 226 pada 1997, dan mencapai level mengkhawatirkan yaitu diatas 300. O reuters/yahoo