Jumat, 28 Juni 2013

Ahok: Bajaj Tua Sebaiknya Diganti Zbee

Ist.
Beritabatavia.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghimbau pemilik bajaj tua untuk mengganti dengan bajaj listrik buatan Swedia.

"Bajaj listrik ini dari Swedia, namanya Zbee. Mereka sudah menawarkan kepada kita. Sejauh ini, yang saya lihat bajaj listrik itu lebih bagus dan harganya juga tidak mahal," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama (Ahok).

Meskipun demikian, sambung Ahok, keputusan tergantung pada pemilik bajaj.

Dia mengaku tidak akan memaksa para pemilik bajaj untuk menggantinya dengan bajaj model baru tersebut.

"Semuanya terserah para pemilik bajaj, mau mengganti bajajnya atau tidak. Tapi kalau menurut saya, ini bisa dijadikan peluang bagi kita untuk dapat menikmati transportasi yang lebih baik dari sebelumnya," ujar dia.

Ahok mengaku telah meminta pihak Swedia untuk membawa contoh kendaraan tersebut ke Jakarta untuk dilakukan uji kelayakan kendaraan secara langsung.

"Swedia bilang sudah mengirimkan bajaj contohnya ke kita, dan diperkirakan akan tiba pada bulan Juni ini. Saya ingin lihat bajaj itu secara langsung, sekaligus mengetahui sejauh mana ketahanannya," tuturnya.

Menurut Ahok, bajaj listrik tersebut sudah pernah digunakan sebelumnya oleh pihak Ancol, akan tetapi kini sudah tidak dipakai lagi. Padahal, perlu dilihat berapa lama daya tahan listriknya ketika beroperasi.

Bajaj listrik tersebut diproduksi oleh perusahaan asal Swedia yang bernama Clean Motion. Bajaj listrik yang dikenal dengan sebutan Zbee itu akan diproduksi di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang. O brn