Kamis, 11 Juli 2013

Final Wimbeldon Tercoreng Kasus Perkosaan

Ist.
Beritabatavia.com - Seorang wanita mengaku diperkosa saat mengantre untuk menyaksikan pertandingan final Wimbeldon 2013 antara Andy Murray melawan Novak Djokovic. Kasus perkosaan ini membuat nama Wimbolden yang mendunia, tercoreng.

Murray tampil sebagai juara Wimbeldon melalui kemenangan straight set, 6-4, 7-5, dan 6-4, melawan Novak Djokovic di Centre Court, Minggu (7/7/2013) malam WIB.

Murray sukses membalas kegagalan di final Wimbeldon tahun lalu, kala takluk dari Roger Federrer melalui pertandingan dramatis 4–6, 7–5, 6–3, dan 6–4.

Ini juga merupakan gelar Wimbeldon yang direbut petenis asal Inggris Raya selama 77 tahun terakhir.Terakhir kali petenis Inggris memenangi gelar ini adalah di tahun 1936 melalui Fred Perry.

Namun sebelum itu, ada kejadian yang tentunya membuat miris berbagai pihak. Seperti dilansir Mirror, seorang wanita, yang tak ingin namanya disebut, berusia 34 tahun mengaku menjadi korban perkosaan saat mengantre masuk untuk menonton laga final tersebut.

Pihak Kepolisian London Selatan mengonfirmasi bahwa pelaku pada Rabu (10/7/2013) waktu setempat berhasil ditangkap. Pelakunya adalah seorang pria berusia 30 tahun.

Pihak Kepolisian juga mengungkapkan kasus ini sedang dalam proses penyelidikan. "Kami sedang melakukan investigasi atas kasus tindak kekerasan seksual serius," demikian pernyataan pihak Kepolisian London Selatan.