Sabtu, 17 Juli 2010

Harga Cabai Makin

Ist.
Beritabatavia.com - Beberapa hari terakhir harga cabai di beberapa pasar harian di Kotabaru, Kalimantan Selatan melonjak tajam hingga Rp90.000 per kg.
Seorang penjual makanan di Jalan Suryaganggawangsa Kotabaru, Paenah, saat berbelanja bumbu dapur di Kompleks Pasar Kemakmuran, Sabtu (17/7), mengaku terkejut saat membeli cabai seharga Rp90.000 per kg.
Biasanya, harga cabai rawit itu Rp36.000-Rp40.000 per kg."Masa baru tiga hari saya tidak belanja ke pasar, cabai melonjak hingga Rp90.000 per kg," kata Siti, ibu rumah tangga.
Siti yang memiliki keluarga besar itu mengaku, akibat naiknya harga cabai tersebut, ia akan mengurangi membeli barang yang lainnya.
"Maklum keluarga kami termasuk orang yang sangat doyan sambel, kalau makan tidak pedas mereka tidak puas," ujar dia.
Sementara itu, di Kompleks Pasar Kemakmuran, harga cabai rawit Rp90.000 per kg, harga cabe merah Rp80.000 per kg, harga tomat Rp15.000 per kg, harga kol Rp9.000 per kg, wortel Rp9.000 per kg, dan kentang Rp8.500 per kg.

Cabai Oplosan
Melonjaknya harga cabai hingga pada kisaran harga Rp 40 ribu per kilogram, membuat sejumlah pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan melakukan praktik curang dengan mengoplos cabai kualitas bagus dengan yang sudah layu, bahkan cenderung busuk. Upaya mengelabui konsumen ini ternyata cukup jitu, karena sejumlah pedagang bisa menangguk untung berlipat tanpa mengalami risiko barang tidak habis terjual.
Siti (35) misalnya, pedagang sayuran di Pasar Kebayoran Lama mengaku mencampur cabai yang masih segar dengan yang sudah layu. Sehingga dirinya mendapat keuntungan lebih dari cara berdagang seperti itu. "Naiknya tinggi sekali, jadi saya terpaksa mencampur dengan cabai yang layu, biar tambah banyak," katanya saat ditemui beberapa hari lalu.
Hal senada diakui Suparna (31) pedagang lainnya. Untuk mendapatkan keuntungan lebih besar, cabai yang sudah layu tidak dibuang, melainkan dicampur dengan cabai yang masih bagus. "Harganya kan mahal, jadi kalau dibuang sayang. Jadi dicampur saja biar keuntungannya juga tambah banyak," ujarnya.
Sebelumnya harga cabai rawit merah Rp 26 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Untuk cabai rawit hijau dari harga Rp 23 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai merah keriting dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu. Kenaikan harga ini, juga mengakibatkan daya beli masyarakat menurun dan tidak lagi membeli dalam jumlah banyak, melainkan secara eceran. Tasya (35) warga Kebayoranlama, mengaku mengurangi pembeliannya. "Biasanya beli satu kilo, tapi karena mahal jadi cuma beli setengahnya saja," jelasnya. O ant/brn