Senin, 19 Agustus 2013
Bandara Heathrow Diancam Bom Payudara
Beritabatavia.com - Tingkat keamanan Bandara Heathrow terpaksa ditingkatkan setelah intelijen Inggris mencium rencana penyerangan Al-Qaeda terhadap pesawat penumpang yang melintas diatas London. Ancaman tersebut berupa bom bunuh diri yang disimpan dalam payudara.
Seorang petugas keamanan bandara mengakui bahwa mereka sedang berada dalam ketakutan lantaran bom tersebut tidak bisa terdeteksi oleh detektor bom atau logam. "Kami diminta mewasapadai para perempuan yang kemungkinan membawa bom di payudaranya," katanya.
Akibat ancaman tersebut antrian penumpang yang hendak terbang makin panjang. Untungnya saat ini Inggris sedang libur musim panas, sehingga antrian panjang tersebut tidak dikeluhkan.
Ahli bom Al-Qaeda Ibrahim al-Asiri dipercaya pihak intelijen sedang mengembangkan bom yang tidak bisa terdeteksi oleh pemindai logam di bandara. Intelijen juga mengungkapkan puluhan perempuan yang melarikan diri dari penjara di Pakistan tidak akan keberatan untuk dijadikan bom bunuh diri.
Seorang ahli bahan peledak Andy Oppenheimer mengatakan bom tersebut berupa cairan pentaerythritol tetranitrate atau PETN yang disuntikan pada payudara. "Teknologi yang mereka gunakan sangat modern, rahasia dan menakutkan," katanya.
Selain ancaman bom payudara, intelijen Inggris mendeteksi bom cairan lainnya yang bisa disembunyikan dalam serat pakaian. Bom tersebut memang tidak mengakibatkan kerusakan parah, namun jika meledak dalam pesawat bisa menimbulkan lubang pada dinding pesawat yang memicu ledakan lebih besar.
Untuk mengatasi hal tersebut pihak keamanan bandara akan menggunakan metode analisis perilaku sebagai "pemindai" utama. Jika ada calon penumpang yang dianggap mencurigakan, maka akan diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. o kay