Kamis, 12 September 2013

Emosi Tak Tersalur, Pelajar Kerap Tawuran

Ist.
Beritabatavia.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) mengakui keberadaan ruang kreativitas publik di Jakarta masih kurang. Alhasil, warga atau pelajar memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Malah bisa jadi tawuran.

'Seharusnya, ruang kreativitas untuk penyampaian emosi pelajar dapat disampaikan melalui pembangunan ruang terbuka hijau (RTH). Di dalamnya bisa kita buat berbagai sarana untuk penyampaian emosi pelajar,' kata Ahok di Balaikota, Kamis (12/9).

Ia mengungkapkan, semakin banyaknya RTH yang dibangun maka semakin besar pula ruang interaksi bagi para pelajar untuk menggelar bermacam kegiatan positif yang membangun karakter dan moral.

Pemprov DKI  telah mulai menambah RTH di Jakarta sebagai ruang interaksi dan kreatifitas dengan membangun taman di bantaran Waduk Pluit, Jakarta Utara.

'Selain taman akan dibangun pula penyulingan air bersih, tempat pemancingan serta kawasan rekreasi. Keseluruhan pembangunan dilakukan untuk mengembalikan fungsi Waduk Pluit sebagai wadah penampung air untuk mengatasi banjir serta sarana penghijauan kota,' ungkap Ahok.

Ia menambahkan, masalah emosi pelajar yang kurang tersalurkan juga tergantung pada peranan orangtua dan tenaga pendidik. Orangtua dan pengajar berperan mengarahkan para pelajar menggunakan waktu luang untuk penyaluran emosi dan semangat muda melalui sarana-sarana yang telah disediakan oleh Pemprov DKI.

Misalnya, sarana olahraga di berbagai Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) yang ada di setiap kecamatan. O brn