Kamis, 19 September 2013
Jokowi: Transportasi Murah Yes, Mobil Murah No...
Beritabatavia.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi menegaskan penerapan transportasi massal murah lebih tepat diterapkan dalam mengatasi kemacetan, ketimbang mobil murah yang saat ini diluncurkan pemerintah pusat.
"Mobil murah itu nggak benar. Yang benar itu transportasi yang murah," tegas Gubernur DKI usai menghadiri pertemuan para kepala daerah ibu kota negara ASEAN di Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2013).
Menurut mantan wali wota Solo itu, kebijakan meluncurkan mobil murah akan memperparah kemacetan di Jakarta. Hak ini dinilainya bertolakbelakang dengan kebijakan Pemprov DKI dalam mengatasi kemacetan di ibu kota.
"Lihat saja nanti pelaksanaannya, siapa yang paling banyak beli, di Jabodetabek atau tempat-tempat (daerah) yang lain," tegas kader PDIP yang digadang-gadang jadi Presiden 2014.
Jokowi menegaskan, dibanding mobil murah sebaiknya pemerintah pusat lebih menyiapkan sarana dan prasarana untuk pengembangan transportasi murah bagi maysrakat. "Pemerintah itu harusnya menyiapkan tranportasi murah, tranportasi massal yang murah buat rakyat," jelasnya.
Tranportasi massal yang murah, lanjutnya, sejalan dengan program Pemprov DKI dalam mengurai kemacetan di ibu kota. Karena dengan begitu, pengguna kendaraan pribadi nantinya akan beralih ke transportasi massal, o day