Senin, 30 September 2013

Selama 8 Bulan 17 Anggota Jenderal Putut Korban Kekejaman

Ist.
Beritabatavia.com - Selama priode Januari hingga September 2013 tercatat sebanyak 17 orang anggota Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Ekobayu Seno menjadi korban “kekejaman” para pelaku kejahatan. Empat diantaranya tewas ditembak saat menjalankan tugas.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane, mencatat, rincian peristiwa yang dialami 17 polisi itu diantaranya tujuh  anggota  korban pengeroyokan, enam  ditembak, tiga orang ditusuk atau dibacok, dan satu rumah polisi ditembak. Akibat peristiwa itu sebanyak 11 polisi luka-luka dan empat lainnya tewas ditembak.

Menurut Neta, aksi brutal yang dialami polisi itu memicu kecemasan dan rasa khawatir warga terhadap kondisi keamanan Ibukota Jakarta. “Jika polisi saja tidak bisa mengamankan dirinya dari serangan para kriminal, bagaimana warga berharap polisi bisa melindungi mereka,” kata Neta.
Ironisnya, dari rentetan kasus yang dialami polisi ada dua peristiwa yang sungguh memprihatinkan. Yakni, pengeroyokan dan tindak kekerasan terjadi, setelah korban mengaku sebagai anggota polisi.

Menurut Neta, peristiwa ini menunjukkan ada tiga fenomena baru dalam dinamika kepolisian. Pertama, peristiwa ini menunjukkan bahwa Jakarta makin tidak aman lagi bagi polisi. Kedua, hubungan polisi dengan masyarakat kian buruk. Sebagian masyarakat makin nekat berbuat anarkis pada polisi. Ketiga, peristiwa ini menunjukkan bahwa polisi di ibukota makin tidak terlatih, baik dalam bela diri maupun menggunakan senjata api.

Berbagai peristiwa ini harus dicermati Polri agar kasus-kasus pengeroyokan dan penembakan terhadap polisi di Jakarta tidak terus terjadi dan mempermalukan institusi kepolisian.Apalagi kasus penembakan yang menewaskan empat polisi itu, belum juga terungkap.

Catatan Peristiwa yang Dialami 17 Anggota Polda Metro Jaya

22 Sep 2013
Anggota Sabhara Polda Metro Jaya Bripda Doni dikeroyok empat lelaki, setelah sepeda motornya senggolan dengan mobil pelaku di kawasan Jelambar, Jakarta Barat. Aksi pengeroyokan terjadi setelah Doni mengatakan bahwa dirinya adalah polisi. Dari keempat pelaku, dua berhasil ditangkap Tim Buser Polda Metro Jaya.

11 September 2013
Briptu Ruslan Kusuma anggota Sabhara Baharkam Mabes Polri ditembak, usai mencuci motornya di Arema Car Wash, Jalan Pekapuran, Sukatani, Depok. Sebelumnya, empat pelaku merampas kunci motor korban dan seketika korban melakukan perlawanan hingga bagian lutut kirinya ditembak pelaku. Para pelaku berhasil membawa kabur motor Kawasaki Ninja milik korban.


10 September 2013
Aipda Sukardi anggota Propam Polri yang sedang mengawal rombongan truk ditembak orang tak dikenal di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Saat ditembak, Sukardi sedang mengendarai sepeda motor Honda Revo merah B 6671 TXL. Tiga tembakan menghantam dada dan perutnya hingga korban tewas seketika.


9 Sep 2013
Bagian kepala anggota Sabhara Polda Metro Jaya, Briptu Dading Bagus M, ditusuk pakai obeng oleh orang tak dikenal di Cideng Timur, Gambir, Jakarta Pusat. Akibat penusukan itu, Dading dilarikan ke RS Tarakan. Malam itu pukul 21.45, Briptu Dading bertemu dua orang naik motor Mio, yang kemudian menawarkan telepon genggam. Dading menanyakan asal muasal HP tersebut sambil mengatakan bahwa dirinya seorang polisi. Mendengar hal itu salah satu pelaku langsung menusuk kepala Dading dengan obeng.

18 Agus 2013
Bripka Cahyadi, anggota Unit Laka Lantas Polres Jakarta Timur diserang sekelompok pria tak dikenal yang diperkirakan lebih dari lima orang. Akibatnya, korban dirawat di RS Polri Kramat Jati. Saat itu Cahyadi sedang melintas di kawasan Banjir Kanal Timur, Jatinegara. Lalu sekelompok orang menghentikan mobilnya dan mengeroyok hingga babak belur.

16 Agustus 2013
Dua polisi yang bertugas di Polsek Pondok Aren, Aiptu Koes dan Bripka Ahmad Maulana tewas ditembak. Keduanya ditembak saat melintas di depan masjid Bani Umar Pondok Aren, Tangerang Selatan. Saat itu keduanya sedang berpatroli untuk mengamankan peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus.

13 Agustus 2013
Rumah AKP Andreas Tulam di Jalan Taman Banjar Cluster Yunani, Blok B49 No.6, Perumahan Banjar Wijaya, Tangerang ditembak orang tak dikenal. Insiden itu terjadi saat AKP Tulam akan berangkat dinas ke Polda Metro Jaya. Akibat tembakan itu kaca pintu rumah korban pecah.

7 Agustus 2013
Aiptu Dwiyatna tewas ditembak saat hendak berangkat kerja ke Polsek Cilandak, Jakarta Selatan pukul 05.00 WIB. Korban ditembak saat melintas di depan RS Sari Asih, Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan. Peluru menembus pelipis kiri Dwiyatna.

6 Agustus 2013
Dua anggota Polsek Kemayoran, Brigadir Elvin dan Briptu Ricky sedang patroli di seputaran Jalan Damar, Jakarta Pusat dipepet 4 lelaki yang memakai 2 motor. Keempatnya lalu mengeluarkan parang dan celurit hendak membacok serta mengambil motor kedua polisi itu. Melihat hal ini kedua polisi langsung mencabut pistolnya tapi keempat lelaki itu terus menyerang. Akhirnya, dua dari empat lelaki itu ditembak, satu bernama Teja tewas dan temannya bernama Wawan luka tembak. Sedangkan dua lainnya melarikan diri.

27 Juli 2013
Aipda Patah Saktiyono (53) anggota Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat mengalami luka di bagian dada, setelah ditembak dua orang tidak dikenal yang menggunakan motor matic. Peristiwa ini terjadi di Jl Cirendeu Raya, tepatnya di depan sekolah Al Path, Cirendeu, Tangerang Selatan, pukul 04.30 WIB.

19 Mei 2013
Bripda Muhammad Sueb, anggota Direktorat I Narkoba Mabes Polri ditusuk seorang lelaki bernama Abdul Hamid alias Kuba (43), saat hendak menangkap pengedar narkoba bernama Sueb. Kuba diduga bagian dari jaringan perdagangan narkoba. Peristiwa ini terjadi di Mes Cendrawasih, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

31 Maret 2013
Maksud hati hendak menggagalkan aksi perampokan, Briptu Sadikin malah dibacok pelaku. Peristiwanya terjadi saat dua pelaku hendak merampok rumah Sri Puji Hastuti di Jalan Tipar, Cakung Barat, Jakarta Timur. Sadikin sempat melepaskan tembakan peringatan dua kali. Pelaku bukannya takut malah menyerang dengan golok hingga Sadikin terjatuh. Saat itulah kepala Sadikin dibacoki. Satu pelaku bernama Abdul Muis berhasil ditangkap dan satu lagi melarikan diri.

18 Maret 2013
Anggota Polsek Sukmajaya, Briptu Eko Budianto dikeroyok dua pria misterius di Pos Laka Lantas di Jalan Juanda, Depok, Jabar. Akibat pemukulan Eko mengalami memar di perut sebelah kanan dan ada goresan di dada. Pengeroyok lelaki berambut cepak dan berjaket hitam.

3 Januari 2013
Seorang polisi yang sedang mengamankan aksi demo di depan Kantor Menko Perekonomian dikeroyok tiga petugas keamanan dalam (Pamdal). Pengeroyokan terjadi saat polisi tersebut sedang berusaha merelai bentrokan antara demonstran dengan petugas Pamdal. Akibat pengeroyokan ini tiga anggota Pamdal dijadikan tersangka.

2 Januari 2013
Anggota Polsek Duren Sawit, Bripka Ridwan Simanungkalit ditusuk tiga preman saat mencoba melerai keributan di dekat Pospol Pondok Kopi, Jakarta Timur. Akibat penusukan itu, Ridwan dirawat di IGD RS Polri Kramatjati, Jakarta.O tim