Kamis, 24 Oktober 2013
Jokowi: Pusing Atasi Anak Jalanan
Beritabatavia.com -
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo alias Jokowi mengaku belum menemukan jurus untuk mengatasi anak jalanan yang berkeliaran di ibu kota. Jika, Jokowi sudah menemukan jusrus untuk mengatasi maraknya topeng monyet di Jakarta, namun tidak demikian dengan anak jalanan.
Pemprov DKI tidak mementingkan pengamen topeng monyet dibanding anak-anak jalanan (anjal). Namun, Pemda DKI belum memiliki lokasi penampungan yang bisa ditempati sekitar 3100 anjal yang ada di Jakarta. Sebab, 26 rumah singgah tidak bisa menampung seluruh anjal tersebut.
"Memang saya ngomong apa adanya, jurusnya apa beritahu ke saya supaya betul-betul bisa bersih sekarang sudah dibersihkan tapi datang lagi, dibersihkan datang lagi. Jangan dipikir kita hanya ngurus monyet namun yang anu (anjal) malah ndak, bukan seperti itu," kata Jokowi di Jakarta, Kamis (24/10/2013).
Dikatakan, mengurus para anjal di Jakarta tidak lah mudah. Untuk itu, ia meminta agar seluruh warga Jakarta yang punya jurus jitu menuntaskan persoalan tersebut.
"Jadi tidak mudah. Beritahu saya lah, siapapun beri tau saya jurus yang jitu, tapi solusi permanen yang bisa selesaikan itu. Saya pakai kalau betul-betul punya jurus, saya ngomong apa adanya," ujarnya.
Jokowi meminta agar tidak lagi ada yang membanding-bandingkan monyet sama anak-anak. "Jangan saling dianu dibanding-bandingin monyet, ini soal beda bukan memilih perhatian monyet dibandingkan anak-anak. Jadi bukan mencari solusi, solusinya sudah ada tapi belum menyelesaikan semua masalah yang ada," tandas mantan Walikota Surakarta. o inc