Selasa, 20 Juli 2010

Korban Satpol PP Cabul Stres dan Takut Hamil

Ist.
Beritabatavia.com - Trauma mendalam menghinggapi benak korban tindak pencabulan dua anggota Satpol PP berinisial Y (15). Y merasa stres dan panik karena usai dipaksa melakukan oral seks, cairan sperma sempat tertelan.

Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Gambir AKP Mustakim di Jakarta, Selasa (20/7). Mustakim mengatakan, usia Y yang terbilang masih muda membuatnya berpikiran hal yang dilakukannya itu bisa berakibat fatal untuk masa depannya.

"Korban juga ketakutan, Y mengaku takut hamil setelah sempat menelan sperma tersangka," kata Mustakim.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula saat Suharyanto dan Cipto bertemu dua pasangan yang sedang berpacaran di kawasan Monas. Keduanya kemudian minta korban menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan uang. Jika tak diberikan, maka korban akan dibawa ke sebuah yayasan di Kedoya, Jakarta Barat. Tapi, bukan hanya Rp 40 ribu yang diperas. Korban perempuan 16 tahun juga menerima tindakan asusila dari Suharyanto.

Suharyanto dijerat pasal tentang pencabulan anak dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Sementara rekannya, Cipto dijerat dengan pasal pemerasan. o yud