Selasa, 12 November 2013
Bencana Haiyan Serupa Tsunami Aceh
Beritabatavia.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla, mengatakan tingkat kerusakan akibat bencana topan Haiyan di Filipina serupa dengan bencana tsunami Aceh Desember 2004.
'Banyak bangunan yang rusak parah dan rata dengan tanah akibat hantaman
badai dan air yang menerjang pemukiman warga yang berada di pesisir
pantai.
Oleh karena itu diperlukan waktu yang cukup lama untuk
merehabilitasi dan merekonstruksi kembali bangunan dan sarana
umum/sosial yang rusak akibat badai haiyan tersebut,' ujarnya di sela-sela Sidang Umum Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (ICRC), yang dilaksanakan di Sydney, Australia, Selasa (12/10).
Menurut JK, ada beberapa hal yang telah disepakati antara lain PMI dan ICRC melakukan operasi bersama dalam fase tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi.
Berdasarkan pengalaman menangani bencana alam di Indonesia, tambah Jusuf Kalla, bahwa fase tanggap darurat biasanya memakan waktu tiga pekan hingga satu bulan.
Setelah itu dilakukan tahap rehabilitasi bangunan dan sarana umum/sosial yang mengalami kerusakan, kemudian dilanjutkan rekonstruksi kembali sarana dan prasarana yang mengalami kerusakan parah. O ant