Jumat, 13 Desember 2013
SP3 Diterbitkan Kapolda Jabar Kaget
Beritabatavia.com - Penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat (Jabar) menuai kritik.
Pasalnya, SP3 yang ditanda tangani oleh Direskrimum Polda Jabar Kombes Erwin Faisal tanpa sepengetahuan sekaligus mengagetkan Kapolda Jabar yang baru Irjen M Iriawan maupun mantan Kapolda Jabar yang saat ini menjabat Kabareskrim Polri Komjen Suhardi Alius.
Ketua Presedium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane mencurigai tindakan Direskrimum Polda Jabar Kombes Erwin Faisal untuk mengadudomba antara pejabat baru dan pejabat lama di Polda Jawa Barat. Ulah ini sepertinya ingin menggunakan kesempatan dalam kesempitan di masa transisi kepemimpinan Polda Jabar.
Menurut Neta, tipe pamen Polri seperti ini tentu sangat merusak citra Polri dan citra pimpinan Kepolisian.Untuk itu, Neta mengusulkan kepada para pimpinan Polri agar yang bersangkutan segera dimutasi dari jabatannya dan tidak diluluskan dalam test kedua SESPATI yang sedang diikutinya.
Tidak hanya itu, Neta berharap, Propam Polri maupun Kabareskrim Polri segera mengusutnya, untuk mengetahui, apakah ada mafia kasus atau gratifikasi dan suap di balik kasus ini. Terlepas dari hal itu IPW juga mengimbau agar pelapor, Sugeng Teguh Santoso segera melakukan prapradilan terhadap SP3 cacat hukum ini. Pemeriksaan intensif terhadap keluarnya SP3 ini perlu dilakukan agar dikemudian hari tidak ada lagi Direskrimum nekat melampaui wewenangnya dan berusaha ingin mengadu domba antara pejabat Polri.
Ada pun Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) itu Nomor : SP.Sidik/279.b/XII/2013/Dit Reskrimum Jabar atas laporan polisi No.Pol. : LP/432/V/2013/ tentang tindak pidana membuat surat palsu, menggunakan ijazah, sertifikat kompetensi, dan gelar akademik palsu dalam proses seleksi Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor yang diduga dilakukan oleh Untung Kurniadi.
Padahal sebelumnya Kapolda Jabar Irjen Suhardi Alius sudah memerintahkan agar kasus ini diproses secara profesional dan sudah ada 27 orang yang diperiksa sebagai saksi.O son