Selasa, 31 Desember 2013

Sekjen Golkar Diperiksa KPK

Ist.
Beritabatavia.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham memenuhi panggilan pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Idrus yang mengenakan baju putih mendatangi kantor KPK sekitar pukul 08.30 WIB. Saat tiba, Idrus sama sekali tidak mau memberikan keterangan. Mantan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) langsung jalan masuk gedung KPK, dan ini memang tidak biasa dilakukan Idrus Marham yang suka obral omongan.

Hari ini, dua politisi Golkar, Idrus Marham dan Bendahara Umum Setya Novanto dijadwalkan diperiksa untuk tersangka Mantan Ketua MK Akil Mochtar.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menjelaskan Setya dipastikan tidak hadir dalam pemeriksaan. Karena pria yang sering disebut terlibat dalam sejumlah kasus korupsi itu tengah berada di luar negeri. "Yang bersangkutan ternyata meminta untuk dijadwal pada pekan depan," kata Johan di kantor KPK, Senin (30/12).

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan pemeriksaan terhadap Idrus dan Setya dikarenakan penyidik ingin mengkonfirmasi sesuatu kepada keduanya. Idrus dan Setya diduga mengetahui ihwal kasus yang menjerat Akil itu. "Penyidik ingin mengkonfirmasi sejumlah hal," kata Bambang.

Dalam kasus ini, Akil diketahui ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada Lebak dan Gunung Mas. Namun, KPK sudah mengembangkan penyidikan ke dugaan penyimpangan dalam sengketa pilkada daerah lainnya.

Sejumlah kepala daerah yang pernah berperkara di MK telah dipanggil KPK untuk dimintai kesaksiannya ihwal dugaan suap tersebut. Di antaranya Palembang, Banyuasin, Empat Lawang dan Buton. o bsc