Jumat, 23 Juli 2010
200 Ribu Keping VCD Porno Disita di Kawasan Glodok
Beritabatavia.com - Kepanikan dialami sejumlah pedagang Video Compact Disk (VCD) porno, ketika petugas Polres Metro Jakarta Barat menggelar operasi pemberantasan VCD porno, Jumat (23/7). Pedagang berhamburan menyelamatkan diri meninggalkan lapak dagangan. Ada yang membawa barang dagangan, tetapi tidak sedikit pula yang meninggalkannya di lokasi. Meski demikian, beberapa pedagang bersama barang bukti berupa VCD porno berhasil diamankan petugas.
YS, salah seorang pedagang berusaha meminta petugas untuk tidak menangkapnya. YS tertangkap saat berusaha kabur dengan membawa sekitar 131 keping VCD porno dan bajakan. “Tolong pak, saya jangan ditangkap. Saya hanya pedagang kecil. Saya nggak tahu siapa pembajaknya," kata pedagang yang mengaku sehari bisa mendapat Rp 200.000.
Dari hasil operasi tersebut, petugas menyita sekitar 200 ribu keping VCD porno dan bajakan. Menurut Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Tony Surya Putra, razia ini dilakukan untuk menciptakan kondisi aman dan nyaman menjelang bulan puasa.
“Operasi ini dilakukan agar tidak ada gangguan bagi warga yang menjalankan ibadah puasa pada bulan mendatang. Dalam waktu dekat kita juga akan merazia kembali," kata Tony.
Sementara itu, Kanit Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Budi Setiadi, mengatakan operasi ini sengaja digelar, selain menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, juga dalam rangka operasi HAK Kekayaan Intelektual (HAKI) dan pemberantasan pornografi di wilayah hukum Jakarta Barat.
"Dalam waktu dekat saat menjelang bulan suci Ramadan, kami juga akan terus memantau perdagangan VCD, terutama maraknya peredaran film porno," katanya.
Pelaku yang tertangkap dalam razia ini akan dijerat dengan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, dengan ancaman limna tahun penjara. O nor