Selasa, 01 April 2014
Kapolda Metro Jaya: Pemilu, Polri Tetap Netral
Beritabatavia.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Dwi Priyatno memastikan pihaknya akan bersikap netral dalam pemilihan legistatif 9 April mendatang. Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di bawah pengawasan Polda Metro bakal dijaga ketat.
"Kita akan siapkan dua polisi di tiap TPS. 39 ribu dari 41 ribu TPS di Jakarta aman. Sisanya rawan tingkat satu. Di TPS yang rawan, polisi yang jaga dipersenjatai senjata api," papar Kapolda kepada wartawan unit Polda Metro Jaya saat silahturahmi di Jakarta, Selasa (1/4).
Bekas Kapolda Jawa Tengah mengatakan, pengawasan TPS akan dilakukan satu pekan sebelum pencoblosan. "Setiap anggota kita melakukan cek senjata api, di mana latihan juga penting. Sehingga tidak ada lagi salah sasaran," terang Dwi.
Menurut Dwi, khusus di Kepulauan Seribu, personel yang disiagakan akan ditambah. Di daerah itu rawan kerusuhan karena faktor geografis. "Di Pulau Seribu, perlu kekuatan tambahan. Jumlah polisi kita akan tambah, bisa dicover. Ada potensi bentrok juga," imbuh dia.
Di dalam masyarakat pasti ada masalah, tidak akan tercipta zero crime, "siapa pun kapolda atau kapolrinya, pasti kejahatan tidak akan benar-benar hilang. Juga di wilayah hukum Polda Metro Jaya tak munkin terjadi zero crime. Tapi upaya penekanan angka kriminal terus dilakukan," tegasnya.
Dikauinya, angka kriminal di wilayah hukum Polda Metro Jaya meliputi, Kota Bekasi, Kota Tangerang dan Kota Depok, terus menunjukan grafik penurunan yang menggembirakan.
“Secara umum, angka kriminal menunjukan penurunan, namun dibeberapa wilayah hukum Polda Metro Jaya diluar Provinsi DKI seperti, Bekasi, Depok dan Tangerang, ada yang menunjukan peningkatan, tetapi semuanya masih dapat terendalikan oleh masing-masing Polres diwilayah tersebut,†kata Dwi Priyatno. o ndy