Jumat, 11 April 2014

Rakyat Berhasil Menghukum Parpol Koruptor

Ist.
Beritabatavia.com - Rakyat menghukum partai politik (Parpol) yang dipersepsikan korupsi dengan cara tidak memilih. Akibatnya, elektabilitas sejumlah parpol yang selama ini dipersepsikan korupsi anjlok.

Persepsi publik semacam ini tidak bisa dianggap enteng dalam pemilu presiden nantinya, dimana pemilih akan menggunakan persepsinya soal integritas dan komitmen capres untuk melayani rakyat, papar Theofransus Litaay, Ketua-bersama PSAK UKSW, Jumat (11/4).

Theo mengatakan, hasil Pemilu 2014 menunjukkan bahwa sebenarnya rakyat tidak memiliki antusiasme yang besar kepada partai politik. Lebih banyak kepada figur orangnya.

Berkaca dari itu, pada pemilihan presiden nantinya pemilih akan memilih calon lintas batas partai politik.

Figur yang akan dipilih dalam pemilihan presiden nantinya akan dinilai juga dari aspek integritas calon presiden dan calon wakil presidennya.

"Oleh karena itu sangat penting bagi calon presiden untuk memilih calon wakil presiden yang memiliki integritas tinggi dan siap bekerja untuk melayani rakyat," tegasnnya.

Rakyat membutuhkan pemimpin yang siap bekerja dan tidak akan memilih pemimpin yang hanya dibentuk dari pencitraan di media.

Jika calon presiden salah memilih orang yang diragukan oleh rakyat, maka tidak akan menuai hasil yang memuaskan dan seandainyapun terpilih masih bisa memunculkan kendala legitimasi yang lemah sehingga bisa dengan mudah diombang-ambingkan oleh proses politik di parlemen. o spc