Minggu, 25 Juli 2010
Festival Kota Tua Diserbu Pengemis
Beritabatavia.com - Animo masyarat terhadap Festival Kota Tua yang digelar pada 23-25 Juli masih kurang. Itu terlihat dengan sepinya pengunjung sejak hari pertama festival, Jumat (23/7). Selain itu, areal festival juga terasa kurang nyaman dengan kehadiran para pengemis dan pemulung.
Kehadiran mereka tentu saja murni bukan untuk menikmati sajian pameran yang ditampilkan pihak penyelenggara, melainkan hanya menjadikan areal festival sebagai tempat singgah sambil sesekali mengais sisa sampah yang berserakan di areal festival.
Kehadiran mereka sangat menggangu pengunjung karena bergerombol mendatangi setiap pengunjung yang tengah menikmati sajian kuliner Betawi yang dijajakan di stan kuliner dalam festival tersebut. "Jadi enggak nyaman, ke mana pun pasti ada yang minta-minta," ujar Lina, seorang pengunjung.
Belum lagi dengan kehadiran pemulung dengan memanggul karung besar yang berkeliaran memungut sisa-sisa sampah di tong sampah di setiap sudut halaman Museum Fatahillah.
Kasatgaspol PP Kelurahan Pinangsia Tohab Hutabarat mengaku keberadaan gepeng saat acara pembukaan Festival Kota Tua memang sudah diprediksi sebelumnya. Untuk itu, pihaknya telah mengerahkan personelnya untuk menghalau mereka agar tidak berada di areal festival."Sudah kami halau. Bahkan, sekitar kawasan dipasang tali pembatas, tetapi mereka tetap saja membandel," kata Tohab singkat. O ale