Beritabatavia.com - Godaan menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama cukup berat, diantaranya dengan tawaran suap, sogokan, kongkalikong hingga mau diajak korupsi. Termasuk saat mendatangkan bus Scania Euro 6 buatan Swedia. Bus yang rencananya untuk melengkapi armada bus Transjakarta itu, ternyata penuh dengan tudingan tak mengenakan.
Kehadiran busway yang baru itu dituding sebagai bentuk sogokan atau suap agar Pemprov DKI Jakarta langsung membeli bus.
"Anda tidak perlu kasih saya uang, nggak perlu nyuap saya bayarin makan. Biar saya yang bayar, saya masih mampu kok. Santai saja kita," kata Ahok di kawasan Silang Monas, Jakarta, Kamis (8/5/2014).
Ahok malah sempat mendengar, banyak pengusaha yang marah dengannya. Para pengusaha itu sesumbar dan menunggu waktunya nanti Ahok melakukan korupsi. "Beberapa pengusaha besar marah sama saya. Mereka bilang, kita tunggu saja 2-3 tahun lagi pasti korupsi. Dengan gaji segitu mana bisa," ujar Ahok menirukan kemarahan para pengusaha.
Menurut Ahok, cercaan itu sudah didengarnya sejak masih menjabat sebagai Bupati Belitung Timur. Nyatanya, sampai saat ini tidak ada korupsi yang dilakukannya. "Itu sih basi bos. Itu cerita lama. Malah saya mau ajak mereka taruhan, tapi itu juga judi nggak boleh," ucapnya sambil tertawa.
Ahok mengatakan, pihaknya juga belum tentu langsung membeli Scania begitu mencoba bus ini secara langsung dari Monas menuju Bundaran HI dan kembali lagi ke Monas. Karena uji coba itu untuk menjadi bahan acuan dalam membuat tender pengadaan bus. o day